Sketsa News
Home Citizen-Jurnalism, News IslamToleran.com Dijual Tapi Tetap Dituntut @TofaLemon Terkait Hate Speech

IslamToleran.com Dijual Tapi Tetap Dituntut @TofaLemon Terkait Hate Speech

Sketsanews.com – #Twitwar, Islam Toleran.com takut? kena batunya, lewat akun twitter dalam status pada 22.03 – 29 Nov 2015, SIAPAPUN yg membeli domain akan saya tuntut. Kontennya sudah sy copy.

islam-toleran-com-dituntut-politisi-mustofa-nahra

 

Sebelumnya @TofaLemon mentweet akan meloporkan islamtoleran.com ke Kepolisian namun akun tersebut keburu dijual.  “BESOK akan sy laporkan ke Mabes Polri. Kok skrg mau dijual.”

 

Melihat dari judul

Siapakah @TofaLemon ?

Mustofa Nahra Lemon @TofaLemon mengakui sebagai kader Muhammadiyah dilihat dari statusnya pada 28 Nov 2015. Tampilan distatusnya diatas mencerminkan beda dan uniknya para pemimpin Muhammadiyah.

Akun @TPK_RI, memuat gambar Mustofa yang lagi selfie, dengan komentar “Siapakah sebenarnya @MustofaNahra ? Lalu mengapa dia gagal menjadi anggota dewan? Mari kita bahas.”

Mustofa B Nahrawardaya lahir di Klaten tanggal 12 Juli 1972, beliau pernah menempuh pendidikan di SMA Muhammadiyah Klaten dan IKIP Surabaya. Aktivitas beliau adalah sebagai pengurus Pimpinan Pusat Muhammadiyah, dalam beberapa kesempatan beliau juga sering disebut sebagai Pengamat Timur Tengah, Aktivis Muda Muhammadiyah, Pengamat Islam dan berbagai sebutan yang lainnya, dikutip dari MotivatorKreatif.

mustofa-nahra

 

Walaupun kader Muhammadiyah, mustofa pernah jadi caleg PKS?

Salah tweet, caleg PKS @MustofaNahra dibully pengguna internet

 

Kronologi dari chirpstory@IslamToleran vs. @MustofaNahra

Akun @TPK_RI, memuat gambar Mustofa yang lagi selfie, dengan komentar “Siapakah sebenarnya @MustofaNahra ? Lalu mengapa dia gagal menjadi anggota dewan? Mari kita bahas.”

 

Dalam akun tersebut, yang dikumpulkan dalam chirpstory, menyebut Mustofa dilahirkan di Klaten, 12 Juli 1972. Pria tambun ini mengaku sbg Pemerhati Kriminal dr ICAF (Indonesian Crime Analyst Forum). 

Masih dalam penelusuran di chirpstory, yang dikumpulkan akun @SabarituNikmat pada 19/04/2015 dan sudah diakses 4806 pembaca, terkait dengan islamtoleran, disebutkan,

@MustofaNahra pernah terlibat konflik dgn media @IslamToleran krn merasa tak terima dituding politisi rasis. Akhirnya MN balik menuding.

@MustofaNahra menuding @IslamToleran memberitakan FITNAH terkait Ketum @muhammadiyah yg diberitakan melakukan Tahlil diacara 40 hari…

…wafatnya KH. Sahal Mahfudz. Padahal jelas ada bukti kehadiran beliau diacara tsb dan mengikuti tahlil. pic.twitter.com/5YQq9TZIO2

Tudingan @MustofaNahra hanya berdasarkan dendam akibat dirinya diberitakan miring oleh media tsb. Hingga serampangan dia menuduh.

Tanpa melalui pemikiran yg matang, @MustofaNahra balik menuduh media Islam Toleran. Akhirnya dgn mudah dipatahkan, tapi MN berkelit.

Bantahannya pun terkesan makin amburadul alias ngawur. Akibat buntu tak bisa menjawab serbagai argumen dan bukti. pic.twitter.com/2mRpc6cq8K

Kekalahan @MustofaNahra diberitakan kembali oleh media Islam Toleran. Dgn judul “Mustofa Nahra, Caleg PKS beridiologi Teroris,

Kalah Debat Dengan Seorang Bocah”. Begitulah judul berita media tsb. Kelemahan @MustofaNahra menjadi bumerang bagi dirinya sendiri. 

 

***

Baca Sebelumnya : 

Point-Point Penanganan Ujaran Kebencian (hate speech) yang di Sahkan dengan Surat Edaran (SE) Nomor SE/6/X/2015

 

(in)

%d blogger menyukai ini: