Sketsa News
Home Berita Terkini, Headlines, News Seru, Gantian Joban FPI Jabar Laporkan Bupati Dedi Mulyadi

Seru, Gantian Joban FPI Jabar Laporkan Bupati Dedi Mulyadi

Sektsanews.com – Adanya payung “Hate Speech,” membuat polisi sibuk laporan “pencemaran.” Kasus terbaru laporan dari warga Kabupaten Purwakarta, KH Muhammad Syahid Joban, melaporkan Bupati Purwakarta, Dedy Mulyadi, ke polisi atas tudingan penistaan agama.

Ketua DPD FPI Jawa Barat Abdul Qohar didampingi ulama asal Kabupaten Purwakarta, KH Muhammad Syahid Joban, memberikan statemen kepada awak media mengenai kedatangannya ke Polda Jawa Barat, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Senin (30/11). Syahid Joban melaporkan Bupati Purwakarta, Dedy Mulyadi, atas tudingam penistaan agama. TRIBUN JABAR/TEUKU MUH GUCI S

Ketua DPD FPI Jawa Barat, Abdul Qohar turut serta mendampingiKH Muhammad Syahid Joban ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Jawa Barat, di Markas Polda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, pada Senin (30/11/2015).

“Saya ingin menegaskan bahwa kehadiran kami dari duhur sampai detik ini untuk mengantar KH Muhammad Syahid Joban sebagai kyai muda yang dapat mandat dan amanat umat muslim Sunda Purwakarta karena tindakan Dedy Mulyadi sebagai bupati yang telah menistakan agama,” ujar Abdul didampingi Syahid Joban usai membuat laporan kepada wartawan, dikutip dari TribunNews.

Selain melaporkan, kata Abdul, Syahid Joban juga menyerahkan sejumlah bukti penistaan agama yang dilakukan bupati Purwakarta dua periode tersebut. Antara lain dua buku karya Dedy dan enam rekaman audio visual yang disimpan di kepingan CD.

“Buku yg ditulis dan diterbitkan dengan biaya APBD itu setelah kami resume termasuk juga rekaman audio visual menunjukkan bagaimana cara tindak taduk mengenai penistaan agama,” kata Qohar.

Satu contoh, kata Qohar, konsep ketuhanan Dedy yang berkiblat budaya. Menurutnya, dalam buku tersebut Dedy terkesan menyamakan agama dengan budaya dan budaya itu agama.

“Konsep tersebut tertuang dalam tulisannya di buku karyanya. Berarti dalam konsep pemahan agama, dia menyamakan agama dengan budaya,” katanya.

Sedangkan agama, lanjutnya, merupakan wahyu dari Allah dan kebenarannya pasti dan sedikitpun tidak diragukan. Sementara budaya itu cipta rasa karya manusia yang berarti produk manusia. Jadi kebenarannya tidak mutlak dan relatif.

“Menyamakan produk manusia dengan agama itu pelecehan. Itu penistaan,” kata Abdul seraya menyebut FPI hanya mendampingi Syahid Joban melaporkan Dedy.

“Kami tegaskan bukan kami yang melaporkan,” ujarnya.

Baca Sebelumnya :

(in)

%d blogger menyukai ini: