Sketsa News
Home Berita Terkini, Headlines, News Rumah Budaya Indonesia Dibuka di Turki

Rumah Budaya Indonesia Dibuka di Turki

rumah441449054753
Sketsanews.com – Kedutaan Besar Republik Indonesia di Ankara bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah meresmikan berdirinya Rumah Budaya Indonesia (Endonezya Kultur Evi) di Ankara, Turki. Maestro tari Indonesia, Didik Nini Thowok pun dihadirkan untuk memeriahkan peresmian itu.

KBRI di Ankara menyebutkan, peresmian Rumah Budaya Indonesia dikemas dalam pagelaran budaya Harika Endonezya (Wonderful Indonesia) yang diselenggarakan di Genclik Park Kultur Merkezi, Ulus, Ankara, Jumat (27/11) pekan lalu. Acara dihadiri oleh para pejabat tinggi Turki, kalangan diplomatik, para pengusaha Turki, serta pemerhati budaya Indonesia.

Pagelaran budaya yang menampilkan maestro tari Indonesia, Didik Nini Thowok, dengan tarian Topeng Dwimuka Jepindo itu memukau para penonton. Penonton Turki yang haus hiburan atraktif dan menghibur juga terpukau dengan penampilan Didik ketika membawakan tarian Lengger Banyumas.

Selain itu, panitia menampilkan berbagai kesenian tradisional Indonesia, antara lain angklung, tari Yapong, tari Rapai, tari Legong, tari Kipas Makassar, tari Saman, dan tari Piring. Tarian tradisional Turki, yakni Seymenler juga dipertunjukkan yang menggambarkan kepahlawanan Ataturk, dan tari Karadenis yang mencerminkan kebudayaan Turki di daerah Laut Hitam.

Aneka kesenian Indonesia dan Turki tersebut diperagakan oleh para pelajar dan masyarakat Indonesia dan Turki.

Duta Besar RI untuk Turki, Wardana, menyatakan bahwa pendirian Rumah Budaya Indonesia bertujuan untuk memperkenalkan warisan budaya dan meningkatkan citra budaya Indonesia, meningkatkan kerja sama di bidang kebudayaan, serta menyediakan layanan informasi tentang Indonesia.

Rumah Budaya Indonesia juga diharapkan dapat menjadi pusat pengembangan budaya Indonesia di luar negeri, sekaligus berperan sebagai wahana diplomasi budaya. “Rumah Budaya Indonesia di Turki merupakan salah satu dari sepuluh pusat kebudayaan Indonesia di luar negeri,” tutur Wardana, dalam keterangannya, sebagaimana dilansir Beritasatu.com, Rabu (2/12/2015).

Sementara itu, pada 2015, Rumah Budaya Indonesia di Turki menyelenggarakan pelatihan seni budaya Indonesia yang diikuti oleh pelajar, mahasiswa, serta masyarakat Indonesia dan Turki. Beberapa di antaranya pelatihan tari dan angklung, pelatihan bahasa Indonesia bagi warga negara Turki, serta mepromosikan budaya Indonesia di berbagai kota wilayah Turki.

Wardana pun berharap, kedekatan masyarakat Indonesia dan Turki yang terjalin sejak abad ke-16 dan rasa persaudaraan sebagai sesama muslim diharapkan semakin mendekatkan dan menguatkan kerja sama kedua negara di bidang sosial dan budaya. (Su)

%d blogger menyukai ini: