Sketsa News
Home Berita Terkini, Headlines, News Blue Print BNPT, RAN – Acuan Cegah Dini Terorisme

Blue Print BNPT, RAN – Acuan Cegah Dini Terorisme

Sketsanews.com – Sekertaris Utama (Sestama) BNPT, Mayjen TNI Abdul Rahman Kadir, berharap kerjasama pemerintah dan aparat cegah terorisme dapat berjalan secara kongkret dan jelas. Harapan ini disampaikan dalam sosialisasi Rencana Aksi Nasional (RAN) blueprint pencegahan terorisme di Hotel Acacia, Kramat, Jakarta Pusat, Selasa (8/12/2015).

@beerritaa | Cegah Terorisme, BNPT Susun Rencana Aksi Nasional | 13.15 – 8 Des 2015

Sosialisasi RAN merupakan upaya membuat program konkret setiap lembaga negara dan organisasi masyarakat dalam pencegahan terorisme. Program-program tersebut disesuaikan dengan tugas, pokok, dan fungsi (tupoksi) setiap lembaga dan organisasi.

“Kita berharap terbangun sinergitas antar lembaga negara dan organisasi kemasyarakatan dalam upaya pencegahan terorisme, semua lembaga harus jelas apa dan siapa berbuat apa, karena terorisme tidak bisa diselesaikan hanya oleh satu lembaga saja,” ujar Mayjen Abdul dalam acara Implementasi RAN BNPT di Jakarta, Selasa (8/12/2015), dikutip dari laman DamailahIndonesia.

Untuk mewujudkan niat tersebut, BNPT sudah menyusun Rencana Aksi Nasional (RAN) sebagai aksi dan langkah bersama dalam pencegahan terorisme. RAN tersebut telah didiskusikan oleh sejumlah lembaga dan kementerian berikut para aktifis organisasi kemasyarakatan. Berbagai masukan dan usulan dari berbagai lapisan masyarakat telah disampaikan dan menjadi bahan dalam pembuatan RAN tersebut.

“Maksudnya disini ialah pencegahan secara nasional. Makanya kami libatkan kementerian, lembaga, organisasi masyarakat, LSM dan lain sebagainya. Agar kita sama-sama melakukan pencegahan ini,” kata Abdul Rahman, dikutip dari TribunNews

Ia melanjutkan, target dari RAN ditujukan secara masif untuk seluruh lapisan masyarakat. Tujuannya agar masyarakat bisa mengatasi masuknya ideologi radikal termasuk ideologi radikal negara Islam Irak Suriah (ISIS).

“Kegiatan pencegahan ini kita lakukan dari hulu sampai hilir. Misalnya seperti kontra radikalisasi dan kita harapkan bisa dijadikan panduan dalam kegiatan pencegahan secara nasional,” pungkasnya dikutip dari Vivanews.

(in)

%d blogger menyukai ini: