Sketsa News
Home News #RIP Muhammad Miftah SMP PGRI Cibatu Garut Tertabrak KA Mutiara Selatan

#RIP Muhammad Miftah SMP PGRI Cibatu Garut Tertabrak KA Mutiara Selatan

Sketsanews.com – Mengenaskan, seorang siswa kelas IX SMP PGRI Cibatu, Kabupaten Garut, Muhammad Miftah tewas seketika tertabrak Kereta Api Mutiara Selatan jurusan Surabaya di KM 158. Kecelakaan ini terjadi di Kampung Panyingkiran, Desa Keresek, Kecamatan Cibatu, sekitar pukul 08.00 WIB, Sabtu (12/12/2015).

ILustrasi : @fokusjabar | Muhammad Miftah SMP PGRI Cibatu Garut korban tertabrak KA Mutiara Selatan

Kabar dari portal Pemkab Garut mewartakan, Korban yang juga warga Kampung Pasir Junti, Desa/Kecamatan Cibatu, tubuhnya berkeping-keping terbelah menjadi empat bagian. Jasad anak tercinta Ny. Ade dan Jujun berhasil dievakuasi ke Puskesmas Cibatu.

Menurut salah seorang warga setempat, Yudi, diduga kuat si korban hendak pulang ke rumahnya, mengingat di sekolah tidak ada Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) seusai melaksanakan Ujian Akhir Sekolah (UAS).

Menyusul dimakamkannya jenazah Muhammad Miftah Albiansyoh, korban Kereta Api Mutiara Selatan jurusan Bandung-Surabaya, kedua orangtua almarhum, Ny. Ade dan Jujun Juhendi tak henti-hentinya mengucurkan air matanya.

Menurut petugas PT Jasa Raharja Cabang Jawa Barat, Imam Cahyono, korban bakal mendapatkan santunan dari PT Jasa Raharja Indonesia sebesar Rp25 juta, santunan ini bantuan dari pemerintah bagi korban kecelakaan Kereta Api.

” Ini bukan berarti membeli nyawa seseorang, tetapi sebagai bentuk bantuan dari pihak pemerintah,” kata Imam Cahyono, saat ditemui di rumah duka Kampung Pasir Junti, Desa Cibatu.

Imam berjanji segera memprosesnya setelah semua persyaratannya lengkap. Pihaknya juga mengucapkan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhum diterima di sisi Allah SWT.

” Insya Allah Senin besok, sudah bisa kami proses,” pungkas Imam Cahyono.

 

(in)

%d blogger menyukai ini: