Sketsa News
Home Berita Terkini, News Kecelakaan Speed boat Indo Kapuas Express , 4 Tewas di Rasau Jaya, KalBar

Kecelakaan Speed boat Indo Kapuas Express , 4 Tewas di Rasau Jaya, KalBar

Sketsanews.com – Kecelakaan Kapal cepat (speed boat) Indo Kapuas Express yang membawa 42 penumpang di Pelabuhan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Minggu (13/12/2015) pukul Pukul 08.30 WIB.

CNN Indonesia Daily ‏@CNNIDdaily | Slamet Riyadi: Operasi Pencarian Sudah Dimulai Sejak Pk, 9 Pagi

Pasalnya sebuah speed boat yang memuat puluhan orang ini menabrak batang kayu yang hanyut. Akibat kecelakaan tersebut, sebanyak empat orang penumpang tewas masing-masing atas nama Sahara (38 tahun), Nuriamah (3 tahun), Siti Kamelia (4 tahun) dan Alwan (7 bulan).

Dari laman Kabar Pontianak, Tercatat 28 yang sudah diidentifikasi, terdiri dari 4 orang meninggal dunia, 22 orang penumpang menjadi korban luka ringan dan dua orang luka berat dirujuk ke RS TNI AU Lanud Supadio.

 

Kronologi Kejadian Speed Boat di Pelabuhan Rasau Jaya,Kalimantan Barat (KalBar)

Laman nasioal Antaranews menginformasikan, dari keterangan yang diberikan oleh salah satu penumpang yang selamat, Lufti, speed boat yang dikemudikan oleh Udin bersama kernetnya, Lukas tersebut berangkat dari dermaga Desa Pinang Luar sekitar pukul 07.40 WIB.

CNN Indonesia Daily ‏@CNNIDdaily | Slamet Riyadi: Memang banyak kayu hanyut di sungai, tapi baru kali ini ada speedboat menabrak

Meski hanya memiliki kapasitas untuk 39 penumpang, namun speed boat tersebut diisi untuk 42 orang penumpang, termasuk pengemudi dan kernet.

“Saat di tengah jalan, sekitar perairan Olak-olak Pinang, Desa Kampung Baru, Kecamatan Kubu, speed boat tersebut menabrak kayu balok yang mengapung di sungai. Kayunya panjang sekitar 1 meter, sehingga speed tidak bisa mengelak,” tuturnya.

Akibat menabrak kayu balok tersebut, speed boat yang ditumpanginya seketika berputar lalu oleng dan tenggelam secara perlahan. Seluruh penumpang di dalam spead boad tersebut seketika panik dan berteriak histeris.

“Saya sempat mendengar ada yang berteriak Allah Huakbar, sementara yang lainnya ada yang menangis, saat speed boat kami akan tenggelam. Saya dan beberapa penumpang lainnya berusaha untuk keluar dari speadboad dan mencoba berenang ketepi sungai,” tuturnya.

Namun, lanjutnya, beberapa penumpang lainnya, terutama anak-anak tidak bisa berenang dan ada yang tenggelam.

“Saya tidak bisa berbuat banyak karena panik, dan akhirnya berenang ke tepi dan menunggu pertolongan,” katanya.

Sampai berita ini diturunkan, jumlah penumpang yang masih belum ditemukan sebanyak tujuh orang, dan masih dalam tahap pencarian oleh tim Basarnas Kalbar.

 

Pemilik Speed Boat, Tambok Silitonga Meyangkal karena Kelebihan Muatan

Terpisah, pemilik speed boat, Tambok Silitonga menyangkal jika speed boat miliknya kelebihan muatan, karena tiga penumpang yang lebih, disediakan bangku cadangan, sehingga masih dalam kapasitas tampung speed boat.

“Saya juga masih belum terlalu jelas mengenai kronologi kejadiannya, karena pengemudi dan kernetnya sampai sekarang masih diperiksa di Polsek Kubu,” katanya.

Kepala Cabang Jasa Raharja Kalimantan Barat, Nasir Obet mengatakan pihaknya akan menanggung semua asuransi dari para penumpang yang menjadi korban kecelakaan speed boat tersebut.

“Untuk penumpang yang luka, akan kita tanggung biaya perawatannya, demikian untuk korban meninggal, akan kita beri santunan, sesuai dengan ketetapan yang ada,” katanya.

 

PT Jasa Raharja Kalbar Menjamin asuransi korban Speed Boad/longboat

Kepala Cabang PT Jasa Raharja Kalbar, Nasir Obed SE MM, menegaskan pihaknya telah menjamin seluruh penumpang longboat Indo Kapuas Ekspress untuk mendapatkan hak asuransinya.

“Karena penumpang longboat Indo Kapuas Ekspress inikan sudah membayar premi iuran wajib. Setiap penumpang yang sah, sesuai dengan izin yang dikeluarkan oleh Dinas Perhubungan, itu diberikan jaminan setiap penumpang itu secara tidak langsung sudah include dengan tarif,” terangnya.

Menurut Nasir, penumpang sudah membayar sesuai dengan SK Menteri Keuangan sebesar Rp 2 ribu. Sehingga, tentunya dengan aturan yang ada ini, pemilik longboat Indo Kapuas Ekspress sudah semestinya menyetorkan kepada PT Jasa Raharja.

 

(in)

%d blogger menyukai ini: