Sketsa News
Home Berita Terkini, Headlines, News Densus 88 Menyamar Pembeli di Warung

Densus 88 Menyamar Pembeli di Warung

Sketsanews.com – Belum ada keterangan resmi berapa orang yang diamankan saat Densus 88 anti teror menggerebek rumah di Jalan Empu Nala No 78, Lingkungan Balongcok, Kelurahan Balongsari, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto. Warga menyebut ada enam orang yang diamankan dari dalam rumah.

sketsanews

Saksi mata, TW mengatakan, penggerebekan yang dilakukan Densus 88 anti teror berlangsung cepat. “Kejadiannya cepat sekali tapi sepertinya sudah lama diintai karena sebelumnya saya melihat banyak orang di sekitar lokasi. Ada yang berpura-pura sebagai pembeli di warung dekat lokasi,” ungkapnya, Sabtu (19/12/2015).

Menurutnya, sekitar pukul 18.00 WIB lepas magrib, ia keluar rumah yang berada tepat di depan lokasi penggerebekan. Di sekitar lokasi, banyak orang yang diduga merupakan anggota Densus 88 anti teror yang menyamar sebagai warga sipil. Penasaran karena banyak orang, iapun kembali pulang.

“Saat saya kembali, ada beberapa orang masuk rumah tersebut dengan cara mengebrak. Tidak banyak yang masuk, setahu saya ada empat orang berpakaian lengkap dengan senjata dan tameng yang masuk dan yang lain bersenjata tapi tanpa tameng,” katanya.

Tidak lama masuk, anggota Densus 88 anti teror membawa dua anak yang masih balita dan istri. Setelah itu, lanjut TW, anggota membawa tiga orang dari dalam rumah dengan cara menutup kepala ketiganya. Ketiganya berjenis kelamin laki-laki.

“Dua anaknya dibawa dulu, digendong anggota bersamaan dengan istrinya. Kemudian tiga orang dibawa dengan kepala ditutup, kemungkinan anggota mengintai sebelumnya menunggu dua orang yang diamankan masuk ke dalam rumah. Kalau mereka semua sudah di dalam rumah, kenapa tidak langsung diamankan,” ujarnya.

TW menambahkan, tidak ada suara tembakan dalam penggerekan tersebut seperti yang dikabarkan sebelumnya. Hanya saja, lanjut TW, rumah didobrak oleh anggota Densus 88 anti teror. Setelah membawa keluar tiga orang dengan kepala tertutup, dua mobil dari arah timur datang dengan cepat membawa semuanya.

“Ada dua mobil, sepertinya Avanza langsung menjemput mereka dan membawanya ke arah cepat. Kemudian anggota baik yang berseragam maupun yang pakaian preman langsung hilang ga tahu kemana. Saat itu, Isya orang pada ke masjid, jalanan juga sepi. Kejadian cepat, tidak lama banyak warga yang ke lokasi untuk melihat,” tegasnya. (By/beritajatim)

%d blogger menyukai ini: