Sketsa News
Home News Lagi Sholat Subuh Di Masjid, Leher Digorok Orang Gila

Lagi Sholat Subuh Di Masjid, Leher Digorok Orang Gila

Sketsanews.com – Jamaah Sholat Subuh geger, tanpa sebab Darwin digorok lehernya oleh orang gila di MasjidMasjid Nurul Yaqin Balam Sempurna, Kecamatan Bagan Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir, Riau, Sabtu (19/12/2015) lalu.

Ilustrasi : Dua rakaat sebelum fajar (sholat subuh) lebih baik dari dunia & seisinya. (HR. Muslim) | Image via @rizalaltway

R (31 tahun), tersangka pelaku penggorok leher Darwin, Nazir di Masjid Nurul Yaqin Balam Sempurna, Kecamatan Bagan Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir, Riau, diringkus polisi, Sabtu (19/12) lalu. Pelaku ternyata adalah seorang yang mengalami gangguan kejiwaan.

Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo, kepada merdeka.com, Minggu (20/12), mengatakan, kejadian menimpa Darwin itu terjadi saat dia sedang menunaikan sholat subuh di masjid. Tanpa sebab IR menyayat leher korban pada Rabu (16/12) lalu.

“Setelah itu, pelaku melarikan diri,” kata Guntur.

Dalam kondisi luka parah, Darwin langsung dibawa oleh warga ke rumah sakit terdekat. Beruntung nyawanya bisa diselamatkan. Warga yang melihat kejadian tersebut lalu melaporkan peristiwa tersebut ke Mapolsek Bagan Sinembah.

“Polsek Bagan Sinembah yang mendapat laporan warga tersebut, langsung melakukan penyelidikan,” ujar Guntur.

Di lokasi kejadian, polisi juga menemukan sandal korban. Barang bukti itu jadi awal penelusuran pihak kepolisian. Polisi pun melacak keberadaan rumah pelaku.

“Dari pengakuan keluarga pelaku, barang bukti sandal yang diamankan oleh polisi diakui milik pelaku. Namun saat dicari ke rumah, pelaku sudah tidak ada. Polisi selanjutnya melakukan penyisiran ke perkebunan milik warga, hasilnya pun nihil,” lanjut Guntur.

Barulah keesokan harinya, Kamis (17/12) siang, Ir berhasil dibekuk polisi. Namun setelah diinterogasi, pelaku diketahui mengalami gangguan jiwa, petugas langsung merujuknya ke rumah sakit jiwa di Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru.

“Jadi di hari yang sama, pelaku langsung kita kirim ke RS Jiwa Tampan, Pekanbaru untuk diperiksa kejiwaannya. Apakah benar sakit jiwa atau tidak, kita tunggu hasilnya,” tutup Guntur.

(in)

%d blogger menyukai ini: