Sketsa News
Home Berita Terkini, Headlines, News Fakta dibalik tertangkap basah Pilot dan Pramugari Lion Air oleh BNN

Fakta dibalik tertangkap basah Pilot dan Pramugari Lion Air oleh BNN

Sketsanews.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) Jumpa Pers pada 13.00 WIB (22/12/2015) menggelar jumpa pers terkait penangkapan kru maskapai Lion Air di sebuah apartemen.

Kepala BNN merelease kasus penangkapan kru maskapai yg positif menggunakan Sabu dan ganja di kawasan Tanggerang | BNN RI Official ‏@INFOBNN | 13.08 – 22 Des 2015

Kru maskapai Lion Air berdasar uji urine BNN, positif mengonsumsi ganja dan sabu

“Ketiganya tertangkap basah sedang mengonsumsi ganja dan sabu. Berdasarkan tes urine, mereka terbukti positif menggunakan narkotika,” ungkap Kepala BNN Komjen Pol Budi Waseso (Buwas) di Gedung BNN, Jalan Cawang, Jakarta Timur, Selasa (22/12/2015), dikutip dari warta Metro Sindonews.

 

Kru maskapai Lion Air Kaget saat ditangkap karena baru pertama kalinya

“Saat ditangkap mereka hanya mengonsumsi narkoba saja. Tidak ditemukan kegiatan lain seperti pesta seks atau hal lainnya,” tuturnya. Buwas menceritakan, pada saat ditangkap mereka cukup kaget karena mereka ini baru pertama kali berurusan dengan petugas terkait kasus narkoba.

 

Perwakilan Maskapai Lion Air Mangkir Saat Jumpa Pers

Pihak BNN telah melayangkan surat undangan agar perwakilan maskapai milik elite Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Rusdi Kirana bisa hadir.

Dari awal dan hingga penghujung acara jumpa pers, pihak maskapai berlogo singa merah tak kunjung datang ke kantor BNN di Jalan MT Haryono, Cawang, Jakarta Timur.

“Salah satu dirut sudah diundang, tapi tak juga datang,” ungkap pegawai adminstrasi BNN yang emoh namanya disebut di Kantor BNN, Selasa (22/12/2015), dikutip dari Jitunews.

 

Ketiga Kru Maskapai Lion Air di Pecat

Kepala BNN Komjen Pol Budi Waseso menyebutkan, bahwa ketiga kru maskapai dipastikan telah diberhentikan dari pekerjaannya. Ketiganya, per tanggal 21 Desember 2015 resmi mengantongi surat pemecatan.

“Info pemecatan kami dapat dari pihak maskapai langsung per Senin kemarin,” ucap perwira bintang tiga yang populer disapa Buwas, di kantor BNN, Selasa (22/12).

Adapun inisial ketiga kru tersebut ialah SH (34) yang merupakan seorang pilot, MT (23) pramugara dan SR (20) pramugari.

 

Ulah Oknum, Jangan Hukum Maskapai Lion Air

Lebih lanjut, Buwas memastikan bahwa anak buahnya bakal melakukan pengembangan kasus lebih dalam dengan mengorek keterangan dari ketiga pegawai Lion Air tersebut. Namun, ia menegaskan enggan menyalahkan pihak maskapai penerbangan.

“Jangan dihukum maskapainya, ini ulah orang perorangan,” pungkasnya.

 

Kronologis Penangkapan 3 Kru Maskapai Lion Air oleh BNN

Mantan Kabareskrim Polri ini menuturkan, penangkapan para pelaku ini berawal dari informasi adanya transaksi narkoba yang melibatkan sejumlah kru pesawat. Setelah dilakukan pengembangan akhirnya keempat orang itu ditangkap secara bersamaaan, pada Sabtu 19 Desember 2015 lalu.

Penangkapan terhadap awak kabin Lion Air ini dilakukan di salah satu apartemen di Jalan Marsekal Suryadarma, Tangerang.

Kepala BNN Komjen Pol Budi Waseso (Buwas) mengungkapkan, awak kabin Lion Air yang diringkus yakni SH (34) pilot, MT (23) pramugara dan SR (20) pramugari. Serta seorang ibu rumah tangga NM (33). “Ketiganya tertangkap basah sedang mengonsumsi ganja dan sabu. Berdasarkan tes urine, mereka terbukti positif menggunakan narkotika,” ungkap Buwas di Gedung BNN, Jalan Cawang, Jakarta Timur, Selasa (22/12/2015), dikutip dari Metro Sindonews..

 

Pressrelease Versi Badan Narkotika Nasional (BNN)

Isu maraknya pesta narkoba jelang pergantian tahun menjadi perhatian seluruh aparat untuk melakukan sejumlah antisipasi. Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama dengan jajaran terkait terus melakukan langkah cepat untuk mengungkap tindakan penyalahgunaan narkoba.

Sebagai langkah tegas dalam mendeteksi penyalahgunaan narkoba, BNN Provinsi Banten menggelar sebuah operasi gabungan bersama dengan BNNK Tangsel, Denpom Jaya Tangerang, Polres Tangsel, Disduk dan Capil Tangsel di sebuah apartemen Jalan Marsekal Suryadarma di kawasan Tangerang, Sabtu (19/12).

Di tempat kejadian perkara, petugas menjalankan prosedur tes urine kepada empat orang yang sedang berada di apartemen tersebut. Tiga di antaranya adalah kru sebuah maskapai penerbangan nasional, dan satu orang lainnya adalah seorang ibu rumah tangga. Hasilnya, keempat orang tersebut positif narkoba.

Berikut ini adalah rincian para tersangka yang diamankan :
1. SH (34), pilot, positif ganja
2. MT (23), pramugara, positif amphetamine dan sabu
3. SR (20), pramugari, positif amphetamine dan sabu

Sedangkan satu orang lainnya adalah seorang ibu rumah tangga berinisial NM (33) dan positif sabu. Kepada seluruh tersangka di atas, petugas BNN telah menjalankan prosedur tetapnya yaitu pelaksanaan tes urine, pemeriksaan (BA), dan pelimpahan ke Bidang Pemberdayaan Masyarakat BNNP Banten untuk menjalankan assessment. Seluruh tersangka dikenakan pasal 127 UU No.35 Tahun 2009 tentang narkotika.

Saat ini petugas BNNP Banten terus melakukan pengembangan kasus untuk mengetahui asal usul narkoba yang mereka konsumsi.

Dengan kasus ini, seluruh maskapai dihimbau untuk segera melakukan konsolidasi dalam rangka mencegah penyalahgunaan narkoba di lingkungan kerjanya.

B/PR-154/XII/2015/HUMAS

(in)

%d blogger menyukai ini: