Sketsa News
Home Berita Terkini, Headlines, News Pajak Naik vs Kesejahteraan Rakyat

Pajak Naik vs Kesejahteraan Rakyat

Sketsanews.com – Pemerintah optimis penerimaan negara dari sektor pajak bakal tercapai Rp 1.000 triliun. Keyakinan tersebut didapat setelah adanya paket kebijakan ekonomi soal revaluasi aset.

pajak-rakyat-sketsanews

Merdeka melaporkan, Ketua Tim Ahli Wapres, Sofjan Wanandi mengatakan, laporan terakhir yang diterima tim ahli wapres, penerimaan negara dari pajak baru mencapai kisaran Rp 950 triliun. Angka ini masih jauh dari target penerimaan pajak yang dipatok dalam APBNP 2015 sebesar Rp 1.294 triliun.

“Ini kan setiap hari laporannya. Saya pikir pasti masih kuranglah, kalau ini kita akhirnya revaluasi asetnya, ada tambahan-tambahan lain, kerja keras, pajak ini untuk mendapatkan, saya pikir kalau Rp 1.000 triliun bisa tercapailah,” papar Sofjan di kantor wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (22/21).

Untuk target penerimaan pajak tahun depan yang dipatok mencapai Rp 1.350 triliun dalam APBN 2016, Sofjan menilai perlu dievaluasi kembali. Hal ini didasari kondisi perekonomian tahun depan diprediksi masih belum membaik.

Sofjan menambahkan pemerintah akan melakukan evaluasi beberapa program dan proyek yang akan dilaksanakan tahun depan sebagai antisipasi sisi penerimaan yang minim tahun depan. Menurut dia, pemerintah tidak akan memotong anggaran yang merupakan pengeluaran tetap seperti belanja pegawai, anggaran pendidikan dan kesehatan serta subsidi rakyat miskin.

Untuk itu, pemerintah gencar menggandeng pihak swasta untuk menggarap proyek-proyek besar, seperti proyek-proyek infrastruktur.

Jauh panggang dari api

Harapan yang menggebu-gebu, namun hasil yang bisa dipetik untuk rakyat tidak sesuai dengan nominal pajak, 1000 triliun. Apa yang diperoleh untuk kesejahteraan rakyat? Belum lagi, pajak yang dibayarkan ke negara, banyak yang dikorupsi.

Berikut kicauan netizen berkenaan dengan pendapatan negara versus kemiskinan rakyat :

(By)

%d blogger menyukai ini: