Sketsa News
Home News Penyebab, Kuda Andong Terpeleset di Kilometer Nol Jogja

Penyebab, Kuda Andong Terpeleset di Kilometer Nol Jogja

Sketsanews.com – “Kudanya kepeleset lalu jatuh. Dari Nol Kilometer menuju Jalan Trikora. Yang jatuh ada 2, dan ada 5 yang kepeleset tapi tidak jatuh,” ungkapnya kepada Tribun Jogja, Rabu (23/12/2015) siang.

udah 11 ekor kuda yang jatuh di sekitar 0 kilometer jogja | Roro febryana.L.devi ‏@dephier | 18.58 – 23 Des 2015

Penumpang yang sedang ada di atas andong pun sempat berteriak histeris saat kuda terpeleset. Terpaksa, penumpang andong itu pun mengakhiri perjalanannya dan memutuskan untuk berjalan kaki ke arah Keraton Yogyakarta.

“Kami pun tadi membantu kuda-kuda yang jatuh itu. Keretanya harus dilepas dulu dari kuda agar kuda bisa kembali bangkit berdiri. Dan arus lalu lintas tadi sempat padat karena hal itu. Tapi tidak ada korban luka, baik penumpang, pengemudi maupun kuda,” ujar Adiek.

Ia menyampaikan, untuk pengendara kendaraan bermotor maupun andong yang melintas di seputaran Titik Nol Kilometer Yogyakarta agar tetap berhati-hati, mengingat akhir-akhir ini Yogyakarta sedang musim hujan.

 

Penyebab Kuda Andong Terpeleset karena jalan diganti dengan Batu Andesit?

Selama 4 hari titik Nol Kilometer Yogyakarta dibuka, belasan kuda penarik andong terpeleset karena permukaan jalan diganti dengan batu andesit. Polisi bersama Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan ESDM DIY mengaku segera melakukan evaluasi.

“Kita akan evaluasi, kita kaji terus. Kami juga akan undang para kusir andong, dan polisi yang bertugas di sana untuk memberi masukan,” ujar Kepala Seksi Perencanaan Jalan dan Jembatan Bina Marga Dinas PUP-ESDM DIY, Bambang Sugaib, kepada Detik.

Hal ini disampaikan Bambang kepada detikcom, Rabu (23/12/2015). Dia menyampaikan permukaan batu andesit lebih kasar dibanding aspal. “Kita tidak bisa putuskan sendiri, harus koordinasi dengan pihak-pihak yang terkait. Dengan perijinan, Kimpraswil, dan kepolisian,” kata Bambang.

Belasan kuda tumbang di perempatan Titik Nol Kilometer. Diduga, penyebabnya adalah lapisan batu andesit yang dipasang belakangan ini. Menurut kusir dan penarik becak, jalan jadi licin dan curam.

 

(in)

%d blogger menyukai ini: