Sketsa News
Home Berita Terkini, News Brunei Ijinkan Rayakan Natal dengan Syarat dan Sanksi 273 juta Bagi Pelanggar

Brunei Ijinkan Rayakan Natal dengan Syarat dan Sanksi 273 juta Bagi Pelanggar

Sketsanews.com – Sultan Hassanal Bolkiah memperbolehkan perayaan Natal hanya boleh dilakukan di lingkungan komunitasnya dan atas izin otoritas setempat. Larangan ini diberlakukan di bawah UU baru, bagi yang melanggar akan dikenakan sanksi denda sebesar Rp 273 juta dan hukuman penjara lima tahun.

#President @BarackObama talks with Sultan Hassanal Bolkiah, Brunei #Darussalam | @jiteshtrapasiya | 19.37 – 28 Nov 2015

Laman Warta Kota yang menukil dari berbagai rilis media asing mewartakan, Dikhawatirkan merusak akidah muslim, perayaan Natal akhirnya dilarang oleh Sultan Hassanal Bolkiah untuk dirayakan di ranah publik Brunei.

Larangan itu termasuk memasang dekorasi Natal dan menyanyikan lagu-lagu Natal. Dalam sebuah pernyataan dari Kementerian Agama Brunei, dikatakan langkah tersebut diambil untuk mengendalikan perayaan Natal yang dilakukan di ranah publik.

“Hal itu dapat merusak akidah komunitas muslim,” demikian isi pernyataannya, dikutip Telegraph. Dikatakan The Independent, warga non-Muslim di negara berpenduduk 65 persen muslim itu tetap boleh merayakan Natal.

Namun, perayaan Natal hanya boleh dilakukan di lingkungan komunitasnya dan atas izin otoritas setempat. Larangan ini diberlakukan di bawah UU baru, bagi yang melanggar akan dikenakan sanksi denda sebesar Rp 273 juta dan hukuman penjara lima tahun.

(in)

%d blogger menyukai ini: