Sketsa News
Home Berita Terkini, Citizen-Jurnalism, Foto, Headlines, News Lhah.., Ternyata Barang Bukti yang diSita Densus 88 ternyata milik H. Pardi untuk buat Septitank

Lhah.., Ternyata Barang Bukti yang diSita Densus 88 ternyata milik H. Pardi untuk buat Septitank

Sketsanews.com – Barang bukti yang diambil Densus 88 ternyata barang milik H. Pardi. “Pipa pralon, arit, sabit, saringan, wajan, dan sebagian lainnya yang kemarin saya lihat di media itu, itu punya saya, bukan punyae Budi. Makanya saya heran, lha itu kok diambil untuk apa?,” katanya.

 

Pardi-Kampung-Sepat-Bulu-SukoharjoH. Pardi selaku pemilik rumah yang ditempati Budiyanto alias Abdul Karim beserta istri-istri dan anak-anaknya di Kampung Sepat Rt.02/Rw.03, Desa Bulu, Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah (Jateng) mengaku heran dengan perilaku Densus 88.

Pasalnya pada saat Densus 88 yang dibantu anggota Polres Sukoharjo melakukan penggeledahan pada Sabtu (19/12/2015) kemarin dirumahnya, barang-barang miliknya juga diambil oleh Densus 88. Contohnya adalah pipa pralon yang disebut polisi hendak digunakan untuk membuat bom pipa.

Kemudian lubang bekas galian yang berada disamping mushola yang ada disebelah barat rumah Pardi ternyata untuk dibuat septic tank, dan bukan untuk menyembunyikan bahan peledak sebagaimana tuduhan polisi.

 

“Pipa pralon, arit, sabit, saringan, wajan, dan sebagian lainnya yang kemarin saya lihat di media itu, itu punya saya, bukan punyae Budi. Makanya saya heran, lha itu kok diambil untuk apa?,” kata Pardi kepada reporter Manjanik.com pada Kamis (21/12/2015).

 

“Pipa pralon itu mau saya pakai untuk buat talang. Jadi pipa pralon, seng dan kemarin ada beberapa yang diambil sama pak polisi itu milik saya. Barang-barang itu sudah ada disini sebelum Budi tinggal disini. Saya sendiri gak tau kenapa Budi ditangkap, tapi Budi itu sudah seperti saudara saya sendiri,” jelas Pardi.

 

“Budi itu warga sini asli. Lha wong dulu waktu sunat aja saya yang nganter kok. Jadi harapan saya, kalau gak salah yaa segera dilepas. Kasihan kan, dia punya istri dan anaknya banyak,” tandasnya.

 

Punya Usaha Konveksi dan Peta Jabodetabek buat cari tahu arah Tanah Abang

Seperti diketahui, Budi dan keluarganya mempunyai usaha konveksi. Bahkan pada waktu aktivis Islam mengevakuasi istri-istri dan anak-anak Budi ke rumah singgh di Bekonang, Sukoharjo, tampak 6 mesin jahit besar yang juga ikut dipindahkan.

“Tidak ada (uang –red) yang hilang. Hanya saja barang bukti (BB/Barbuk) yang diambil banyak yang tidak masuk akal. Seperti 2 buah pipa pralon. Pipa pralon itu sudah ada sebelum kita pindah kerumah ini. Pipa itu milik tuan rumah ini,” kata istri Budiyanto, Mujahidah Sumayyah kepada Manjanik.com pada Senin (21/12/2015).

“Juga seperti pisau dapur yang kita simpan dikamar. Karena dirumah banyak anak kecil, jadi karena takut dimainin, kita simpan dikamar, dan itu dijadikan barang bukti. Dan seperti arit atau sabit karatan yang juga kita simpan dikamar, itu dijadikan BB. Begitu juga golok,” jelas Sumayyah.

“Dan juga peta Jabodetabek. Suami beli peta itu untuk mencari jalan ketika waktu itu pergi ke Tanah Abang untuk membeli bahan-bahan konveksi. Hanya untuk penunjuk jalan saja, dan lain-lainnya,” tandasnya.

(in)

%d blogger menyukai ini: