Sketsa News
Home Berita Terkini, Headlines, News Pasca Penangkapan Teroris, BNPT Teken Kerjasama dengan Australia

Pasca Penangkapan Teroris, BNPT Teken Kerjasama dengan Australia

Sketsanews.com – Potensi ancaman yang dimunculkan oleh pihak-pihak yang bersimpati dengan kelompok anarkis di Irak dan Suriah menjadi salah satu pertimbangan kerja sama penanggulangan terorisme antara Indonesia dan Australia.

//twitter.com/TofaLemon/status/681140708166635525/photo/1

 

Laman BBC menginformasikan, Penandatanganan nota kerja sama ini dilakukan oleh pejabat Kementerian Luar Negeri Australia Peter Varghese dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Saut Usman, di Sydney, hari Senin (21/12).

BNPT: Masih ada ancaman teror di Indonesia | IG : Bung Toms ‏@NdoroTweet | 02.58 – 22 Des 2015

Ikut hadir di acara ini adalah Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu.

Nota kerja sama ini disepakati setelah aparat di Indonesia menangkap tersangka teroris di beberapa daerah di Jawa.

Juru bicara BNPT, Irfan Idris, menjelaskan bahwa cakupan kerja sama di antaranya adalah meminimalkan formasi atau terbentuknya kelompok teroris dan menangkal narasi serta penyebaran ideologi kelompok anarkis di Suriah dan Irak.

Irfan mengatakan ancaman terorisme masih relevan di Indonesia meski sejak beberapa tahun terakhir tidak terjadi serangan teror dalam skala besar seperti yang terjadi di Bali dan di Jakarta pada periode 2002 hingga 2009.

“Selain sifatnya yang lintas negara, tidak ada serangan (besar) bukan berarti sudah tidak ada lagi kelompok teroris (di Indonesia),” kata Irfan.

Mungkin saja kevakuman ini disebabkan kelompok-kelompok radikal memusatkan perhatian mereka di Irak dan Suriah.

“Kalau mereka ini pulang dari Irak atau Suriah dan menjadikan Indonesia sebagai medan jihad, tidak tertutup kemungkinan mereka melakukan aksi,” katanya.

 

 

(in)

%d blogger menyukai ini: