Sketsa News
Home Headlines, News 30 Desember 2015 – 3 Januari 2016 Angkutan Barang Dilarang Beroperasi

30 Desember 2015 – 3 Januari 2016 Angkutan Barang Dilarang Beroperasi

Sketsanews.com – Pada masa libur Natal dan Tahun Baru 2016 truk barang dilarang beroperasi. Larangan ini dikeluarkan Kementerian Perhubungan mulai berlaku sejak Rabu 30 Desember 2015 hingga Minggu 3 Januari 2016.

Surabayapost memberitakan, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 48 Tahun 2015 tanggal 25 Desember 2015 Tentang Pengaturan Lalu Lintas Dan Larangan Pengoperasian Kendaraan Angkutan Barang Pada Masa Angkutan Natal 2015 Dan Tahun Baru 2016 sebagai landasan hukum.

Adapun kendaraan angkutan barang yang dilarang beroperasi antara lain kendaraan pengangkut bahan bangunan, kereta tempelan (truk tempelan), kereta gandengan (truk gandengan), serta kendaraan kontainer, dan kendaraan pengangkut barang dengan sumbu lebih dari dua.

Sementara, larangan ini tidak berlaku bagi angkutan barang untuk Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Bahan Bakar Gas (BBG), ternak, bahan pokok (beras, gula pasir, terigu, minyak goreng, cabe merah, bawang merah, kacang tanah, daging sapi, daging ayam, dan telur), pupuk, susu murni, barang antaran pos, barang ekspor/impor dari dan ke pelabuhan ekspor/impor seperti Belawan, Tanjung Priok, Tanjung Emas, Tanjung Perak dan Makassar.

Menteri Jonan juga meminta kepada Menteri PU dan Perumahan Rakyat ,Basuki Hadimuljono, untuk menambah gerbang pembayaran tol secara non tunai. Tujuannya agar meningkatkan kelancaran arus lalu lintas di pintu tol. (Sur)

%d blogger menyukai ini: