Sketsa News
Home Berita Terkini, Citizen-Jurnalism, News Duh, RepublikaOnline salah catut, @iyad_elbaghdadi dikira BAGHDADI, sudah direvisi

Duh, RepublikaOnline salah catut, @iyad_elbaghdadi dikira BAGHDADI, sudah direvisi

Sketsanews.com – Ternyata akun BUKAN akun resmi Abu Bakar Al-Baghdadi seperti diberitakan . Hal ini langsung ditanggapi oleh  Iyad El-Baghdadi.

Difitnah dan diberitakan ngawur oleh @republikaonline, Iyad Elbaghdadi angkat suara. | Front Pembela Islam ‏@DPP_FPI | 23.04 – 30 Des 2015

 

 

Teruptodate, republika sudah memperbaiki :

Ini artikel Revisi dari Republikaonline :

Miliki Nama Mirip, Aktivis Arab Dikira Pemimpin ISIS

Seorang aktivis Arab terkemuka Iyad El-Baghdadi, menjadi korban dari kasus kesalahan identifikasi. Ini terjadi setelah para pengguna Twitter dan sejumlah media menyebutnya sebagai pemimpin kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Kesalahan identifikasi tersebut bermula dari kicauan Iyad di akunTwitternya @Iyad_Elbaghdadi, yang menerjemahkan seruan pemimpin ISIS yang mengajak semua Muslim bergabung dengan organisasi teroris. Sejak itu banyak yang menanggapi kicauannya dan menganggapnya sebagai pemimpin ISIS Abu Bakr al-Baghdadi.

Padahal seperti dilansir Albawa, Rabu (30/12), Iyad merupakan aktivis kelahiran Kuwait. Ia menghabiskan hidupnya di Uni Emirat Arab. Iyad rutin mengunggah kicauan terkait topik-topik seperti demokrasi dan kebebasan di Timur Tengah, baik selama maupun setelah Arab Spring.

Iyad memiliki hampir 70 ribu pengikut di Twitter. Namun, dalam sepekan terakhir ia menjadi korban rentetan komentar kemarahan dari orang-orang yang salah mengiranya sebagai Abu Bakr al-Baghdadi.

Ramainya pengguna Twitter menanggapi kicauan Iyad membuat banyak media terkecoh dan memberitakannya. Media seperti Time, India.com, Sputnik, Mirror dan Republika.co.id juga turut memberitakan.

Kontan hal tersebut membuat Iyad berang. Ia pun meminta media-media yang salah mengidentifikasi namanya segera meminta maaf.

“Hey @republikaonline, ini bodoh dan tidak bertanggungjawab. Ini bukan akun pemimpin ISIS. Saya mau ini (berita) segera ditarik dan ada permintaan maaf,” ujar Iyad di akun Twitternya.

*Tulisan ini sekaligus mengklarifikasi berita Minta Muslim Gabung Teroris, Baghdadi Jadi Bulan-bulanan Media Sosial

(in)

%d blogger menyukai ini: