Sketsa News
Home Berita Terkini, News Enam Siswa SMP IT Darussalam Tenggelam saat Outbond di Pulau Kotok, 1 MD

Enam Siswa SMP IT Darussalam Tenggelam saat Outbond di Pulau Kotok, 1 MD

Sketsanews.com – Hilman Sandika (13), salah satu dari 6 siswa kelas VII SMP Islam Terpadu Darussalam Cibitung, meninggal dunia (MD) tenggelam, di Pulau Kotok Besar, Pulau Panggang, Kepulauan Seribu, Selasa (5/1/2016).

//twitter.com/Tw_Debi/status/684644329999175680

 

Rabu (6/1) siang tadi jenazahnya baru dievakuasi dari Pulau Kelapa ke Pelabuhan Marina, Ancol, Jakarta Utara.

“Korban tenggelam pada saat tidak ada yang melihat. Jadi ini kita lihat kenapa sampai ada pengawasan kurang. Saat ini sedang direkonstruksi,” ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Krishna Murti, Rabu (6/1), dikutip dari Beritasatu.

Dikatakan Krishna, kronologi kejadian bermula ketika sekitar 270 orang dari sekolah Islam Terpadu Darussalam Cibitung, berangkat dari Dermaga Kaliadem Angke, sekitar pukul 11.30 WIB, Selasa (5/1) kemarin. Terdiri dari 190 murid TK dan SD, 50 orang siswa SMP, karyawan, perwakilan orang tua, dan tukang masak.

“Rencana kegiatan tiga hari dua malam. Peristiwa terjadi pada saat sampai di sana,” ungkapnya.

Menyoal apakah sudah izin melakukan kegiatan di lokasi, Krishna menyampaikan, pada prinsipnya semua kegiatan tidak perlu izin. Namun, harus melaporkan sehingga ada pengamanan.

“Dalam hal ini, penanggungjawabnya kepala sekolah. Tapi nanti kita lihat rangkaian konstruksi pertanggungjawabnya,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak enam orang siswa SMP Islam Terpadu Darussalam yang tengah mengikuti kegiatan outbond tenggelam, di Pulau Kotok, kemarin.

Korban Hilman, ditemukan mengambang dalam kondisi meninggal dunia. Sementara, lima temannya atas nama Abdul Karim (13), Angel (12), Anggita (14), Fakriudin (13), dan Reffi (12) dapat diselamatkan.

 

 

Polsek Cikarang Barat Bangun Posko untuk memantau dari Polsek Kepulauan Seribu Utara

Pantauan GoBekasi, petugas Polsek Cikarang Barat membangun posko di sekolah untuk mengabarkan informasi langsung dari Polsek Kepulauan Seribu Utara.

Mereka khawatir dengan kondisi buah hati mereka dan ingin mengecek kabar langsung dari kepolisian. Pasalnya, para orang tua murid mendengar kabar perahu yang dinaiki siswa tenggelam.

“Ibu-ibu tenang saja. Bukan perahu tenggelam, tapi ada anak-anak yang tenggelam enam orang. Yang meninggal satu orang, Hilman. Lainnya selamat,” tukas Iptu Wuryanti kepada para orang tua murid, Rabu (6/1/2016).

 

(in)

%d blogger menyukai ini: