Sketsa News
Home Berita Terkini, Headlines, News Lumpur Panas di Sulut Masih Menyembur, Meski Tak Beracun Warga Dilarang Dekati Lokasi

Lumpur Panas di Sulut Masih Menyembur, Meski Tak Beracun Warga Dilarang Dekati Lokasi

Sketsanews.com -Lokasi pengeboran panas bumi PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) hingga saat ini masih menyemburkan lumpur panas. PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) Lahendong terletak di Kelurahan Tondangow, Kecamatan Tomohon Selatan, Provinsi Sulawesi Utara.

Meski Lumpur Panas yang disemburkan tidak beracun tetapi warga masih saja khawatir. Hal ini diakibatkan oleh lahan pertanian yang mengalami kerusakan akibat dari semburan Lumpur Panas.

Meski dinilai Lumpur Panas tidak mengandung racun para petugas PT PGE melarang setiap warga yang akan mendekat kelokasi. Penjagaan terhadap adanya semburan Lumpur Panas dilakukan secara ketat.

Tak hanya itu saja yang dilakukan oleh PT PGE dalam memperketat lokasi semburan Lumpur Panas. Terlihat di lokasi semburan Lumpur Panas terdapat bentangan garis polisi. Warag yangbmempunyai perkebukan di wilayah semburan Lumpur Panas juga tak diperbolehkan untuk mendekat.

Sebagaimana yang dilansir newsth.com Weddy Ch Pongoh mengatakan bahwa semburan Lumpur Panas sudah terjadi pertengahan Desember 2015 tahun lalu. Akibat adanya semburan Lumpur Panas yang hampir mirip dengan lapindo ini menarik perhatian masyaralat sekitar termasuk juga wilayah Sulawesi Utara.

Lumpur sketsanews

Karena telah menarik perhatian banyak warga akhirnya lokasi semburan Lumpur Panas menjadi di perketat dan warga sekitar dilarang untuk mendekat. Penutupan lokasi semburan Lumpur Panas dilakukan pada tanggal 3 Januari 2016.

Menurut dari pantauan dari lima semburan Lumpur Panas tiga dianataranya masih mengeuarkan letupan – letupan. Di ketahui jika letupan – letupan Lumpur Panas menghantam beberapa pepohonan dan warga milik sekitar.

Weddy sangat berharap agar pemerintah segera bergerak cepat untuk mengatasi semburan Lumpur Panas. Harapan terse ut dikarenakan warga sekitar tidak bisa berbuat apa – apa. Para warga sekitar hanya mampu menunggu dengan rasa cemas dan resah.

Nampaknya warga dari Desa Leilem juga merasakn kecemasan akibat dari semburan Lumpur Panas. Karena Lumpur Panas telah mencemari sumur – sumur mereka dan sungai bersih yang biasa di gunakan dalam sehari – hari. Misalnya untuk membersihkan kandang peternakan babi.

Hingga saat ini warga Tondangow dan juga warga Leilem masih menunggu pemerintah bergerak dengan rasa cemas. Selain itu mereka juga di rundung rasa gelisah akibat adanya semburan Lumpur Panas yang telah mencemari wilayah tinggalnya.

%d blogger menyukai ini: