Sketsa News
Home Internasional, News #Kecelakaan Bus Wisata di Perak Malaysia, 2 NonWNI MD

#Kecelakaan Bus Wisata di Perak Malaysia, 2 NonWNI MD

Sketsanews.com -Dua korban meninggal dalam kecelakaan bus wisata di Malaysia yang terjadi pada Sabtu pagi 9 Januari 2016 dipastikan bukan Warga Negara Indonesia (WNI). Sebuah bus yang berpenumpang 48 orang dilaporkan mengalami kecelakaan di Malaysia. 42 dari penumpang tersebut diketahui sebagai warga negara Indonesia (WNI).

//twitter.com/RadioElshinta/status/685827698468360193/photo/1

Kecelakaan terjadi pada pagi hari, Sabtu 9 Januari. Bus yang merupakan bus wisata ini diketahui Taman Seni Kuala lumpur dengan tujuan Pelabuhan Jetty Lumut, Perak.

 

“Kita belum bisa pastikan jumlah total WNI karena yang ada di data sekarang adalah 28 WNI selamat. Sementara tujuh menderita luka dan dua meninggal di lokasi kejadian,” ujar Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri Lalu Muhammad Iqbal, dalam keterangan tertulis yang diterima Metrotvnews.com, Sabtu (9/1/2016).

“Ada satu rumah sakit yang belum dikunjungi oleh KBRI Kuala Lumpur, jadi belum konklusif angkanya,” lanjutnya.

Iqbal menyebutkan bahwa, Satgas Perlindungan WNI KBRI segera ditugaskan mendatangani lokasi guna mengetahui detail informasi dan memastikan para korban WNI tertangani dengan baik.

“KBRI juga telah lakukan identifikasi atas korban luka di RS Sungai Buloh. 28 WNI yang selamat dan berada di kantor polisi Kuala Selangor,” imbuh Iqbal.

Satgas akan mengunjungi RS Tanjung Karang untuk mengunjungi korban luka2 lainnya untuk mengetahui data seluruh korban. KBRI Kuala Lumpur akan terus berkoordinasi dengan otoritas setempat guna memastikan seluruh korban, meninggal maupun luka, tertangani dengan baik.

“KBRI selanjutnya akan berkoordinasi dengan Kantor Polisi Kuala Selangor dan Rumah Sakit Tanjung Karang untuk pendataan korban lainnya. KBRI juga akan meminta informasi ke polisi mengenai tanggung jawab perusahaan bus Ayah Raja atas kejadian ini dan apakah penumpang tercover asuransi perjalananan atau tidak.

Kemlu dan KBRI Kuala Lumpur telah membuka hotline bagi keluarga korban. Hotline KBRI Kuala Lumpur dengan Yudha di +60193345114. Hotline Kemlu dengan Herman 081289009045. Untuk mengetahui perkembangan terakhir penanganan, media juga dapat menghubungi KBRI Kuala Lumpur dengan Dino di +60193747094.

 

(in)

%d blogger menyukai ini: