Sketsa News
Home Berita Terkini, Foto, Headlines, News Ini Dia Beda Jokowi dan Gus Dur Soal Bagi-bagi Kekuasaan

Ini Dia Beda Jokowi dan Gus Dur Soal Bagi-bagi Kekuasaan

Sketsanews.com – Istana di era Presiden Joko Widodo telah menjadi semacam tempat bagi-bagi kekuasaan. Padahal seharusnya Istana digunakan untuk kepentingan bangsa dan negara, bukan untuk ajang bagi kekuasaan.

Jambore Relawan Joko Widodo (ist)
Jambore Relawan Joko Widodo (ist)

Intelijen melaporkan, pendapat itu disampaikan pengamat politik Muhammad Huda kepada intelijen (08/01). “Menjelang reshuffle kabinet, Megawati datang ke Istana, relawan datang ke Istana. Yang dibicarakan reshuffle kabinet. Ini sama saja bagi-bagi kekuasaan,” tegas Huda.

Menurut Huda, seharusnya untuk membahas reshuffle kabinet dilakukan di luar Istana, sebagaimana dilakukan SBY maupun presiden sebelumnya. “Walaupun Gus Dur tinggal di Istana, tidak pernah bahas reshuffle kabinet di Istana. Gus Dur tanpa kompromi dalam menghadapi partai politik dan hal itu menjadikan dirinya dijatuhkan,” ungkap Huda.

Huda menilai, Jokowi lebih banyak kompromi dalam persoalan bagi-bagi kekuasaan. “Padahal dulu janjinya tidak ada bagi-bagi kekuasaan, tetapi kenyatannya bagi-bagi kekuasaan,” pungkas Huda.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah perwakilan relawan diundang ke Istana dalam acara jamuan makan siang bersama Presiden Jokowi (07/01).

Kepada media, Ketua Umum Projo Budi Arie mengungkapkan bahwa dalam pertemuan itu banyak dibahas sejumlah masalah, termasuk soal reshuffle kabinet dan kinerja menteri.

Para relawan dari berbagai kelompok yang hadir memberikan masukan kepada Jokowi seputar isu kinerja pemerintahan, terutama para menteri. “Memang kita diskusi tentang kinerja pemerintahan. Kita menilai banyak yang harus diperbaiki. Presiden sudah tahu,” ungkap Arie. (Sur)

%d blogger menyukai ini: