Sketsa News
Home Berita Terkini, News, Tekno-Sains #Hacker Manusia Harimau Retas Website TNI

#Hacker Manusia Harimau Retas Website TNI

Sketsanews.com – Gambar manusia berkepala harimau muncul di laman website milik Korem 045 Garuda Jaya Bangka Belitung. Laman website milik korps TNI itu diretas, Senin (11/1/2015) pagi Pukul 09.00 Wib. Alamat website korem045-garudajaya.mil.id tampilanya aneh, tak seperti biasanya.

hacker-manusia-harimau-retas-korem-045-garudajaya-bangka“Tadi pagi iseng-iseng buka website //korem045-garudajaya.mil.id/ tapi sepertinya kena hacker deh melihat itu merupakan website resmi korem,” kata Jhohan Adhi Ferdian, sumber Bangka Pos, Senin (11/1/2015) pagi.

Ketika Bangka Pos melakukan ricek, kondisi itu memang benar terjadi. Laman tersebut menjadi warna hitam terdapat gambar manusia berkepala harimau.

Di bawah gambar manusia berkepala harimau tertylis “Hacked By Maniak k4sur::…” Selain itu tertulis “WES KENT** URUNG MIN? WKWKWKWKWKKWKW : V”.

Kepala Penerangan Korem 045 Garuda Jaya, Kapten Fitra mengakui website tersebut merupakan milik internal pihaknya. Ia mengatakan website itu diretas.

 

“Sudah kita perbaiki dan kedepannya akan kita tambah pengamatan lebih agar tidak terjadi kembali,” ungkap Kepala Penerangan Korem 045 Gaya, Kapten Fitra kepada bangkapos.com.

Website itu kembali normal pada Pukul 11. 00 Wib.

//twitter.com/TNIOnline/status/686761831969460224

Diakuinya kejadian telah berlangsung sejak awal tahun 2016 lalu. Namun, karena kesibukan pihaknya dengan kegiatan TNI maka baru dilakukan perbaikan dan update website.

Pihaknya menjelaskan, pelaku memang telah banyak melakukan aksi hacking pada situs-situs resmi.

“Antisipasi kedepannya kita akan tetap lebih mengupdate informasi terbaru. Karena memang berita di website kita tidak diubah, hanya halaman depan saja, pelakunya mencari popularitas saja,” tegasnya.

Karena menurutnya, kegiatan Korem 045 Gaya saat ini cukup banyak dan terpublikasi dengan baik sehingga menjadi sasaran para hacker.
“Siang ini sudah bisa digunakan dan kita akan menambah security (pengamanan) kedepannya agar tidak terulang lagi,” ungkap Fitra.

Terkait pelaku peretasan, pihaknya menjelaskan, pelaku memang telah banyak melakukan aksi hacking pada situs-situs resmi.

“Antisipasi kedepannya kita akan tetap lebih mengupdate informasi terbaru. Karena memang berita di website kita tidak diubah, hanya halaman depan saja, pelakunya mencari popularitas saja,” tegasnya.

(in)

%d blogger menyukai ini: