Sketsa News
Home Berita Terkini, Headlines, News Berita OTT Korupsi Ditutupi Bom Sarinah

Berita OTT Korupsi Ditutupi Bom Sarinah

Sketsanews.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan hasil operasi tangkap tangan (OTT) usai ledakan bom yang terjadi di Pospol Sarinah dan Starbucks, Jakarta Pusat.

KPK-vs-teroris-sketsanews

“Marilah kita ikut prihatin, berduka cita dulu. Bom hari ini kita sangat berprihatin termasuk hal yang akan kita umumkan,” ujar Ketua KPK, Agus Rahardjo saat membuka konferensi pers di gedung KPK, Jakarta, Kamis (14/1).

Agus mengungkapkan, tim penyidik KPK sudah bergerak sejak Rabu (13/1) sore sampai malam hari dan berhasil enam orang di empat lokasi berbeda.

“Tiga orang berasal dari pihak swasta (pengusaha) yaitu AKH, UWI, DES, dan satu penyelenggara negara DWP serta dua orang sopir diamankan dari empat lokasi berbeda,” ungkapnya.

Agus menjelaskan, pada pukul 17.00 WIB, tim mengamankan UWI di kawasan Tebet, Jakarta Selatan dan DES di salah satu Mall di Jakarta Selatan dengan barang bukti masing-masing sebesar 33.000 SGD. Dimana, keduanya ditangkap usai bertemu dengan AKH di PT WTU.

“Tidak berselang lama, tim kembali mengamankan AKH di daerah Kebayoran. Yang selanjutnya DWP juga diamankan di daerah Lenteng Agung, Jakarta Selatan,” jelasnya.

Agus menambahkan, terhadap pemberian sejumlah uang ini adalah bukan untuk yang pertama. UWI sebelumnya ia juga sudah menerima 33.000 SGD.

“Diperkirakan total suap 404.000 SGD yang diduga untuk melancarkan suatu proyek di Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat tahun anggaran 2016,” tambahnya.

Lebih lanjut kata Agus, tiga orang dianggap sebagai penerima suap adalah DWP, UWI dan DES. Ketiganya disangkakan Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 UU Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

“Sedangkan pemberi suap adalah AKH.l dan ia disangkakan Pasal 5 ayat 1 huruf a atau Pasal 5 ayat 1 huruf b atau Pasal 33 UU Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi,” pungkasnya.

Diketahui, salah satu penerima suap adalah anggota Komisi V DPR RI dari fraksi partai PDI-P, Damayanti Wisnu Putranti. Wanita cantik yang ditangkap KPK ini berasal dari pemilihan IX Jawa Tengah meliputi Brebes, Tegal dan Slawi. Ia juga menjadi Kepala Departemen Pertanian dan Perikanan di DPP PDIP. (By/kriminalitas)

%d blogger menyukai ini: