Sketsa News
Home News 100 Balita di Ngawi Alami Kekurangan Gizi

100 Balita di Ngawi Alami Kekurangan Gizi

Sebanyak 100 balita di Kabupate Ngawi saat ini mengalami kurang gizi sehingga harus mendapat perhatian secara khusus.

Data Dinkes Ngawi mencatat, dari 100 balita kurang gizi tersebut, sebanyak 37 balita di antaranya menderita gizi buruk dan sisanya kekurangan gizi.

“Dinas telah berupaya maksimal. Namun, terkadang kasus kurang gizi dan bahkan gizi buruk disebabkan karena adanya penyakit ikutan atau penyerta,” kata Kasi Gizi Dinkes Ngawi Ratna Yustisiani di Ngawi, Sabtu (16/1/2016).

Seperti kasus gizi buruk yang ditangani Dinkes Ngawi terhadap balita Mukaromatul Kirom di Desa Tanjungsari, Kecamatan Jogorogo.

Balita berusia 4 tahun tersebut hanya memiliki berat badan 8 kilogram.

Penderitaan balita perempuan tersebut disebabkan karena penyakit penyerta syaraf otak bawaan sejak lahir.

Pada usia 4 bulan, balita tersebut telah menjalani operasi di salah satu rumah sakit.

Namun, setelah operasi, pertumbuhannya justru terhambat sehingga mengalami kurang gizi.

Bahkan, Kirom dikategorikan mengalami gizi buruk stadium ringan.

Rata-rata penyakit penyerta yang ditemukan pada kasus kurang gizi pada anak, kata dia, di antaranya TBC, jantung, saluran pernapasan, dan kelainan darah.

Secara umum, kurang gizi disebabkan banyak faktor. Mayoritas temuan kasus di Ngawi disebabkan tingkat ekonomi keluarga balita.

Faktor ekonomi keluarga yang rendah sangat berpengaruh pada asupan gizi yang diberikan pada balita.

Pihaknya akan lebih gencar lagi dalam memaksimalkan fungsi posyandu yang sangat berperan dalam memantau perkembangan kesehatan balita.

Pihaknya juga akan menugaskan para petugas kesehatan di puskesmas dan kader posyandu untuk turun langsung ke lapangan guna mendata dan memantau kesehatan balita di Ngawi.

Sumber: Duh, 100 Balita di Ngawi Alami Kekurangan Gizi, Ini Faktor Penyebabnya – Surya

%d blogger menyukai ini: