Sketsa News
Home Berita Terkini, News, Opini Cara tembak Teroris Amatiran tapi Militan

Cara tembak Teroris Amatiran tapi Militan

Sketsanews.com – Telah bereadah analisis dari cara menembak teroris Jl. MH Thamrin Jakarta, yang tidak sesuai dengan standar militer, dan terkesan amatir, karena beberapa sebab.

teroris-amatir-gunakan-senjata

Diduga salah satu pelaku Bom Sarinah
Diduga salah satu pelaku Bom Sarinah

Tudingan amatiran ini diungkap oleh Facebook Denny Adj yang diwartaulang oleh Merdeka.com.  Menurut pengakuannya sebagai ‘tukang tembak’, pelaku teror bom Sarinah kemarin bukan pro dan tidak mempunyai latar belakang militer.

“Gak usah spekulasi bawah pelaku teror adalah pro atau punya latar belakang militer. Mereka cuma amatiran,” tulis Denny dalam postingannya.

Denny pun menjelaskan analisisnya, mulai dari kesalahan mengkokang sampai posisi jari tangan yang banyak keliru saat baku tembak dengan pihak kepolisian kemarin. Berikut analisis lengkapnya.

Ini analisa saya sbg tukang nembak.

A. Kokang senjata (tarik slide) pake tangan kanan? Kenapa? Keras ya slidenya?

(Pro kalau nembak pake tangan kanan, kokang pake kiri)

B. Jari kok masuk trigger guard? Clumsy sekali?

(Pro jarinya lurus)

Dan cuma amatiran yg kokang2 senjata ketika mau beraksi. Pro itu udah kokang dari awal.

Kenapa amatir gak kokang dari awal? Karena amatir takut dengan senjata yang posisi peluru sudah di kamar tembak (chamber).

C. Kok posisi jempol kiri menutupi jempol kanan? Gak bisa nahan recoil klo gini.

(Pro, jempol kiri berada dibawah jempol kanan dan sejajar. Kedua jempol mengarah sejajar dengan laras)

D. Kok sikutnya bengkok? Recoilnya (hentakan) gak terkontrol donk.

(Pro, tangan lurus. Recoil terkontrol, hasil bidik lebih akurat)

Kesimpulan:

Mereka MILITAN. Dilatih oleh militan pula, BUKAN standart militer.

Postingan Denny ini langsung direspon dengan positif oleh Facebookers lain. Bahkan, postingan ini dibagikan sampak 1500 kali lebih, karena banyak netizen menganggap teori Denny benar adanya.

 

(in)

%d blogger menyukai ini: