Sketsa News
Home Berita Terkini, Headlines, News #RIP Bripka Taufik, Dibuang Warga Berlan ke Kali Manggarai

#RIP Bripka Taufik, Dibuang Warga Berlan ke Kali Manggarai

pesta-narkoba-warga-berlan-jakarta-timurSketsanews.com – Update : [2016-01-19 22:13:16] “Kemungkinan Bripka Taufik tidak bisa berenang, bisa juga karena kondisinya luka sehingga susah untuk berenang,” jelas Kasmono di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (19/1/2016).

Info Awal sebelum update :

“Infonya Bripka Taufik Hidayat, anggota Narkoba Polres Jakarta Pusat hilang saat melakukan pengintaian narkoba di Berlan. dia sempat di sekap warga dan info terakhir korban di lempar ke Kali Manggarai,” kata Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Hendro Pandowo di lokasi kejadian, Senin (18/1/2016).

//twitter.com/RadioElshinta/status/689153819414941696

 

Laman OkeZone membeberkan, Perbuatan warga berland di Jalan Slamat Riyadi 4, Matraman, Jakarta Timur semakin menjadi-jadi, setelah Panit (Perwira Unit) Satuan Reserse Narkoba Polsek Senen, Iptu Prabowo ditusuk warga, dan kini Bripka Taufik Hidayat juga menjadi korban keganasan warga Berlan.

Bripka Taufik dikabarkan disekap di salah satu rumah warga, kemudian para pelaku melemparkan Taufik ke Kali Manggarai.

“Infonya Bripka Taufik Hidayat, anggota Narkoba Polres Jakarta Pusat hilang saat melakukan pengintaian narkoba di Berlan. dia sempat di sekap warga dan info terakhir korban di lempar ke Kali Manggarai,” kata Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Hendro Pandowo di lokasi kejadian, Senin (18/1/2016).

Hingga saat ini, pihak kepolisian sedang melakukan pencarian terhadap Bripka Taufik.

“Sekarang lagi dilakukan pencarian oleh anggota,” tutupnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian sedang melakukan penyisiran di sejumlah tempat. Petugas kepolisian juga mengaman seorang perempuan yang diduga provokator pengeroyokan hingga penusukan terhadap tiga anggota polisi yakni, Iptu Prabowo, Bripka Taufilk dan satu orang lagi belum diketahui.

Perlu diketahui, dilaporkan ada tiga anggota kepolisian Satuan Narkoba Polsek Senen menjadi korban pemukulan oleh sejumlah warga di Jalan Slamet Riyadi 4. Para polisi itu, awalnya sedang melakukan pengerebekan di sarang narkoba dari hasil pengembangan beberapa hari lalu. Namun tak disangka para polisi yang sedang melaksanakan tugasnya malah dikeroyok, bahkan warga melengkapi dengan senjata tajam.

 

Update : [2016-01-19 22:13:16]

Bripka Taufik Tewas Usai Menceburkan Diri ke Sungai, Ini Analisis Polisi

rip-Bripka-Taufik-analisis-polisiBripka Taufik Hidayat ditemukan tewas usai menceburkan diri ke Kali Ciliwung setelah diserang bandar narkoba dan kawanannya di Matraman, Jaktim. Dia diduga tak bisa berenang ke tepi kali karena terluka parah saat diserang.

“Kemungkinan Bripka Taufik tidak bisa berenang, bisa juga karena kondisinya luka sehingga susah untuk berenang,” jelas Kasmono di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (19/1/2016), dilansir dari Detik.

Kasmono mengatakan, Bripka Taufik menceburkan diri ke sungai Ciliwung karena sudah terdesak akan masa yang lebih banyak menyerang ke lokasi penggrebekan.

“Pak Taufik ini mungkin takut karena ada massa yang banyak sehingga menyeburkan diri ke kali. Ditambah ada salah satu warga ada yang jadi provokator, yang bilang gebukin gebukin. Sehingga Bripka Taufik menceburkan diri ke kali, apalagi memang di sebelah rumah langsung mengarah ke kali,” papar Kasmono.

“Setelah menceburkan diri mungkin dia juga mengalami kesulitan berenang karena masih pakai sepatu, ditambah lumpur dan arus deras yang menghambatnya berenang,” tambah Kasmono.

Hingga kini, enam orang pelaku penyerangan sudah ditangkap polisi sejak Senin (18/1) malam. Satu orang perempuan berinisial A ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan Pasal 160 KUHP tentang penghasutan.

***

Jenazah Bripka Taufik ditemukan setelah hanyut 10,9 km dari lokasi penggerebekan. Jenazah kali pertama ditemukan oleh pemulung sampah plastik di Banjir Kanal Barat, Yudi, 40. Jenazah Bripka Taufik ditemukan sekitar pukul 14.00 WIB. “Awalnya saya lagi nyerok sampah plastik. Pas lagi nyerok ngeliat kaki, dipikir boneka,” ujar Yudi ditemui di lokasi kejadian, Selasa (19/1/2016)

Setelah dipastikan kaki itu merupakan jenazah Bripka Taufik, Yudi langsung melaporkan ke ketua RT setempat. “Nggak lama polisi langsung datang. Mayat langsung langsung dibawa ke pinggir, setelah dibawa ada anggota yang bisa memastikan itu polisi yang hilang di Jakarta Timur,” paparnya.

Jarak lokasi penemuan mayat sekitar pukul 10.9 KM dari lokasi penggerebekan. Jenazah sendiri sudah dibawa ke RS Polri untuk dilakukan identifikasi. Taufik meninggal dunia saat melakukan penggerebekan narkoba di Jl Slamet Riyadi, Jakarta Timur, Senin (19/1/2016) sore.

Baca Selanjutnya di : Buwas : Jangan Underestimate dan Meremehkan Sindikat

 

(in)

%d blogger menyukai ini: