Sketsa News
Home Berita Terkini, News Rahasia Dr Asrun Bawa Kota Kendari Juara Tingkat Asia Tenggara

Rahasia Dr Asrun Bawa Kota Kendari Juara Tingkat Asia Tenggara

Sketsanews.com – “Untuk mengurangi angka kemiskinan, Pemkot Kendari memiliki program Persaudaraan Madani (Permadani) yang menyatukan satu keluarga mampu dan satu keluarga tidak mampu.”

Laman PojokSatu mewartakan, Berbekal ilmu teknik yang diperoleh dari Universitas Hasanuddin dan The University of New South Wales (UNSW) di Australia, Walikota Kendari Dr Asrun M.Eng.Sc sukses membawa ibukota Sulawesi Tenggara menjadi kota dengan pengelolaan sampah terbaik se-Asia Tenggara.

Sejak awal menjabat bupati, Asrun tertohok karena Kendari berada di posisi 58 dari daftar 60 kota terkotor di Indonesia yang dikeluarkan Kementerian Lingkungan Hidup. Untuk menggugah kesadaran aparatur pemerintahan dan warga Kendari, Asrun mencanangkan target memperoleh Piala Adipura.

Pada tahun pertama, Asrun berhasil menyulap Pasar Sentral Kota Lama yang kumuh menjadi pasar modern dengan tetap mengakomodasi pelaku usaha tradisional. Penataan pasar dan kawasan sekitarnya membuat 25 persen kawasan Kendari bersih dari sampah.

Tahun berikutnya, penataan berlanjut dan Kendari akhirnya berhasil memperoleh Piala Adipura. Puncaknya, pada 2014, Kendari berhasil memperoleh Adipura Kencana mengalahkan 76 kota sedanng lain di Indonesia.

Kunci keberhasilannya adalah pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Puuwatu menjadi tempat pemanenan gas metana. Metode controlled sanitary landfill seluas 2 hektare diterapkan, sehingga TPA seluas 18 hektare itu jauh dari kesan jorok, bau, dan kumuh.

Timbunan sampah seluas 2 hektare itu menghasilkan gas metana yang dialirkan ke 126 rumah yang dihuni pemulung serta pegawai Pemkot Kendari. Gas itu dimanfaatkan untuk memasak dan pembangkitan tenaga listrik.

Pembangkitan menggunakan mesin mobil bekas, sehingga total biaya memanen gas hingga distribusi hanya Rp 270 juta.

”Di daerah lain ada yang sudah membuang Rp 6 miliar, masih gagal,” terang Asrun.

Karena TPA Puuwatu jauh dari kesan kumuh, Pemkot Kendari berencana menjadikan kawasan itu sebagai lokasi wisata dengan atraksi flying fox dan medan off-road untuk penggemar otomotif.

TPA Puuwatu kini menjadi ikon Kendari karena ditetapkan sebagai TPA terbaik se-Asia Tenggara. Di tangan Asrun, Kendari berhasil mengubah kutukan sampah menjadi berkah.

Untuk mengurangi angka kemiskinan, Pemkot Kendari memiliki program Persaudaraan Madani (Permadani) yang menyatukan satu keluarga mampu dan satu keluarga tidak mampu.

Sejak diluncurkan pada 2008, Permadani mempersatukan 1.288 kepala keluarga yang saling membantu memberdayakan lapangan kerja, bedah rumah, bantuan pendidikan, dan pemberdayaan keluarga.

Untuk mendorong kewirausahaan, Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Kendari aktif memberi bantuan modal kerja bagi 8 ribu pedagang kecil. Berkat Permadani dan bantuan modal kerja dari BLUD, angka kemiskinan di Kendari turun 6 persen dari awalnya 13 persen pada 2008.

 

(in)

%d blogger menyukai ini: