Sketsa News
Home Berita Terkini, News Longsor di Katekkan Brati grobogan 3 meninggal 1 luka- luka

Longsor di Katekkan Brati grobogan 3 meninggal 1 luka- luka

Sketsanews.com – “Saat itu teman-teman saya sedang berupaya menaikkan batu ke dalam truk. Eh.. mendadak longsor terjadi dan menimbun mereka, ” kata rekan korban, Giyarto.

 

 

Melansir dari media Tribun Jateng, Tiga penambang liar tewas tertimbun longsoran batu di kawasan perbukitan Karst Dusun Katekan, Desa Katekan, Kecamatan Brati, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Sabtu (23/01/2016) siang sekitar pukul 14.00 WIB.

Ketiga korban yang merupakan satu tetangga kampung ini tewas seketika di lokasi kejadian karena menderita luka serius akibat tertimpa sejumlah batu padas berkuran besar.

Ketiganya adalah Warto (50), Ririn (25) dan Rusdiyanto (40). Mereka merupakan warga Dusun Kuwarungan, RT 03 RW 03, Desa Tegal Sumur, Kecamatan Brati, Kabupaten Grobogan.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Tribun, sebelum kejadian ketiga korban tengah melakukan aktivitas penggalian tanah dan batu secara manual di lokasi kejadian. Namun tak disangka, struktur bebatuan padas yang berada di ketinggian sekitar tiga meter di atas mereka mendadak runtuh dan berjatuhan menimpa ketiganya.

“Saat itu teman-teman saya sedang berupaya menaikkan batu ke dalam truk. Eh.. mendadak longsor terjadi dan menimbun mereka, ” kata rekan korban, Giyarto.

Menurut Giyarto, di kawasan tersebut memang sudah sejak bertahun-tahun dijadikan warga sebagai lokasi untuk aktivitas penambangan tradisional. Sehingga, kejadian ini praktis diketahui oleh para penambang lain di area tersebut. Beberapa rekan seprofesi korban yang sedang menambang tak jauh dari titik lokasi kejadian langsung berlari berhamburan untuk memastikan.

” Seketika itu juga warga dan sejumlah penambang langsung melakukan evakuasi. Nyawa ketiganya tak tertolong akibat luka parah tertimpa reruntuhan batu berukuran besar. Proses evakuasi sangat cepat hanya setengah jam, sebab hanya tertimbun tanah sedalam 70 cm. Bahkan ketika polisi datang, jenasah sudah warga serahkan kepada keluarga masing-masing, ” kata Giyarto.

Kepala Dusun Katekan, Mariana, menambahkan, saat kejadian wilayah desanya tengah dilanda hujan sejak pagi. Kemungkinan besar, kata Mariana, longsor tersebut terjadi akibat pengaruh guyuran hujan.

” Tadi hujan sehingga tanah galian bisa saja mengalami longsor. Usai diserahkan kepada pihak keluarga, jenasah ketiganya langsung dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum setempat, ” kata Mariana.

Kapolres Grobogan, AKBP Indra Darmawan membenarkan kejadian tersebut. Ketiga korban ini diketahui menambang di lokasi kejadian dengan menggunakan peralatan seadanya seperti cangkul dan linggis. Dirinya pun mengimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan aktivitas penambangan tradisional di lokasi tersebut sebelum mengurus perizinan.

” Jadi saya minta masyarakat agar tidak membandel dengan melakukan penambangan. Toh kalau mau menambang harus mengurus izin. Dilihat dulu kajiannya apakah lokasi itu boleh ditambang, ” tegas Indra.

(in)

%d blogger menyukai ini: