Sketsa News
Home Berita Terkini, Headlines, News Kabar Kyai Said di Adili Habaib Dibantah Kyai Pesantren Sidogiri

Kabar Kyai Said di Adili Habaib Dibantah Kyai Pesantren Sidogiri

Sketsanews.com – Kabar mengejutkan dari beberapa media yang memberitakan Ketua Umum PBNU Prof. DR KH. Said Aqil Siradj tengah diadili oleh Habib Taufiq Bin Abdul Qodir Assegaf. Kabar tersebut merujuk pada sebuah foto Kang Said (sapaan akrab KH Said Aqil) yang tengah duduk seakan diadili oleh Habaib.

habib-taufiq-dan-kh-said-sketsanews

Foto tersebut adalah pertemuan antara Habib Taufiq Assegaf dengan Kiai Said saat istirahat sholat dan makan siang Sesi SEMINAR “Solusi Dinamika Islam Kekinian di Indonesia dan Dunia, bersama Habib Abu Bakar Al Adni Bin Ali Al Masyhur, Yaman, KH. Said Aqil Siradj ( Ketua Umum PBNU ), dan KH. Yahya Zainul Ma’arif ( Buya Yahya ), di Pondok Pesantren Sidogiri, Pasuruan, Jawa Timur, Minggu, 24 Januari 2016.

Terkait kabar tersebut, pihak Pondok Pesantren Sidogiri, selaku panitia membantah. Menurutnya, KH. Said Aqil Siradj diundang langsung oleh pengasuh Ponpes Sidogiri yaitu KH. Nawawi Abdul jalil yang juga menjadi tim Ahlul Halli wal ‘Aqdi dan merestui KH. Said Aqil menjadi Ketua Umum PBNU pada Muktamar ke-33 Nahdlatul Ulama di Jombang, Agustus 2015 kemarin.

Rencananya yang diundang setelah Kang Said ialah Rais Am PBNU yakni KH. Ma’ruf Amin. Namun entah mengapa yang diundang KH. Yahya Zainul Maarif atau yang dikenal dengan Buya Yahya.

“Forum Sidogiri ini menurut saya amat sangat penting dan langka. Belum pernah ada forum yang menyatukan antara kiai muda, kiai sepuh, habaib muda dan habaib sepuh.
Bahkan ulama dari Hadramaut Habib Abu Bakar Al ‘Adni bin Ali Al Masyhur dengan KH. Said Aqil Siradj di pandu oleh Habib Taufiq bin Abdul Qodir Assegaf yang selama ini selalu berseberangan dan nyaris tidak mungkin bertemu dalam satu majlis,” ujar salah satu Guru Senior di Ponpes Sidogiri, KH Muhib Amman Ali.

Kesimpulan dari pertemuan tersebut, menurut Kyai Muhib berbeda dengan forum lain. Biasanya, jika KH. Said Aqil Siradj dipertemukan dengan kelompok yang bersebarangan dengannya, yang terjadi adalah hanya mengadili.

Tapi dalam forum ini, tambahnya, adalah nasehat dan harapan para ulama dan habaib agar tidak ada lagi pernyataan-pernyataan kontroversi yang membingungkan umat. (By/bataranews)

%d blogger menyukai ini: