Sketsa News
Home Berita Terkini, Headlines, News Larang LGBT Masuk Kampus, Menristek Dibully JIL

Larang LGBT Masuk Kampus, Menristek Dibully JIL

Sketsanews.com – Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi M. Nasir menegaskan kelompok lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) semestinya tidak boleh masuk kampus. Hal itu, diungkapkannya menanggapi keberadaan Support Group and Resource Center on Sexuality Studies (SGRC) di kampus Universitas Indonesia yang menawarkan konseling bagi kelompok LGBT.

Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, M. Nasir
Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, M. Nasir

“Masa kampus untuk itu? Ada standar nilai dan standar susila yang harus dijaga. Kampus adalah penjaga moral,” katanya, seperti dilansir Antara, Sabtu (23/1).

Nasir langsung menghubungi Rektor UI setelah mendapatkan informasi dan langsung dikonfirmasi bahwa keberadaan SGRC di UI yang ternyata tidak mendapatkan izin dari kampus tersebut.

“Begitu dapat informasi, saya langsung hubungi Rektor UI. Ternyata, kegiatan itu tidak mendapatkan izin dari UI,” kata mantan Rektor Universitas Diponegoro Semarang (Undip) itu.

Keberadaan kelompok LGBT, kata dia, bisa merusak moral bangsa dan kampus sebagai penjaga moral semestinya harus bisa menjaga betul nilai-nilai susila dan nilai luhur sebagai bangsa Indonesia.

Pernyataan Menristek mendapat kritikan keras dari salah satu pendiri Jaringan Islam Liberal (Islib) Nong Darol Mahmada. Ia menyebut kwalitas pemahaman Menristek layaknya orang Front Pembela Islam (FPI).

“Ampuuuuunnnn,punya menteri ristek kualitas pemahamannya spt FPI,” tulisnya melalui akun Twitter @nongandah mengomentari berita terkait pernyataan Menristek M. Nasir tersebut. (By/bataranews)

%d blogger menyukai ini: