Sketsa News
Home News Polri Luncurkan Game Tumpas Teroris

Polri Luncurkan Game Tumpas Teroris

A man is seen holding a gun as people run away in central Jakarta, Indonesia, in this picture provided to Reuters by Xinhua News Agency on January 14, 2016. REUTERS/Veri Sanovri/Xinhua ATTENTION EDITORS - THIS IMAGE WAS PROVIDED BY A THIRD PARTY. REUTERS IS UNABLE TO INDEPENDENTLY VERIFY THE AUTHENTICITY, CONTENT, LOCATION OR DATE OF THIS IMAGE. IT WAS PROCESSED BY REUTERS TO ENHANCE QUALITY. AN UNPROCESSED VERSION WAS PROVIDED SEPARATELY. FOR EDITORIAL USE ONLY. NOT FOR SALE FOR MARKETING OR ADVERTISING CAMPAIGNS. NO RESALES. NO ARCHIVE. CHINA OUT. NO COMMERCIAL OR EDITORIAL SALES IN CHINA TPX IMAGES OF THE DAY

Sketsanews.com – Kepolisian meluncurkan game Tumpas Teroris untuk mengedukasi masyarakat, terutama kaum muda agar tidak terpancing untuk terlibat dalam tindakan terorisme sejak dini. Dalam pembuatan game tersebut, kepolisian menggandeng pengembang start up, Adjie Pratama.

Game Tumpas Teroris adalah sebuah game Arcade ringan yang mengedepankan penyampaian pesan moral kepada penggunanya. Game tersebut menyasar pengguna anak-anak mulai umur di atas tiga tahun.

Melansir Republika.co.id, Adjie menjelaskan, “User game akan diajak menumpas teroris yang meresahkan dengan cara melemparkan ketapel dan batu. Setiap teroris yang terkena lontaran batu dan ketapel, maka user game akan mendapat poin. Tapi hati-hati, teroris juga akan menembak anda,” jelasnya.

Game Tumpas Teroris terdiri dari tujuh level permainan dengan masing-masing level mempunyai pesan moral yang bisa dibaca pengguna. Contoh beberapa pesan yang disampaikan di game tersebut adalah “Mari kita jaga Indonesia dari berbagai ancaman dan Terorisme bukanlah jihad. Terorisme tidak mengenal agama apapun.”

Dalam setiap pesan, diakhiri dengan tanda tagar #KamiTidakTakut. Menurutnya, game ini merupakan game yang mudah digunakan dan berukuran kecil sehingga tidak membebani kapasitas sistem pengguna ponsel pintar.

Adjie menambahkan, game Tumpas Teroris ini bisa diunduh di Google Playstore dan Amazon Store secara gratis. “Game ini kompatibel untuk smartphone Android dan Blackberry 10,” imbuhnya.

Sementara, Kadivhumas Polri Irjen Anton Charliyan berharap game tersebut mendapatkan respons yang positif dari masyarakat. “Semoga game ini efektif untuk mengedukasi masyarakat mengenai bahaya aksi terorisme,” ujarnya. (Su)

 

%d blogger menyukai ini: