Sketsa News
Home Berita Terkini, Editorial, Headlines, News Sianida Mirna dan Arsenik Munir

Sianida Mirna dan Arsenik Munir

Sketsanews.com – Ada persamaan penyebab kematian Wayan Mirna Salihin dan Munir. Keduanya meninggal akibat menenggak racun. Sejauh ini, sama seperti kasus Munir, tidak seorang pun yang melihat atau mengetahui bagaimana racun itu masuk dalam tubuh korban.

Ilustrasi
Ilustrasi

Wayan Mirna Salihin alias Mirna meninggal dunia setelah meminum kopi es Vietnam di restoran Olivier di West Mall Grand Indonesia, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu, 6 Januari 2016.

Teman korban, Jessica yang kini berstatus tersangka dan sabtu (30/1/2016) ditangkap polisi, tiba lebih awal dibanding Mirna dan seorang rekannya yang lain, Hani, di gerai tersebut pada pukul 16.09 WIB. Jessica yang memesan minuman. Dalam cangkir kopi es Mirna, ditemukan sodium sianida dengan kadar 15 gram/L atau 15 mg/cc. Kepolisian mengemukakan bahwa kandungan sianida tersebut sudah dalam dosis yang mematikan, bahkan dapat mengakibatkan kematian hingga 25 orang.

Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri mengindikasikan kandungan racun yang membunuhan Mirna, 27, lebih kuat ketimbang kadar racun yang menewaskan aktivis hak asasi manusia, Munir Said Thalib, pada 7 September 2004. Ia meninggal dalam pesawat yang menerbangkannya dari Jakarta menuju Belanda.

Berdasarkan hasil identifikasi Lembaga Forensik Belanda (NFI), Munir meninggal karena meminum racun jenis arsenik. Kandungan racun tersebut mencapai 3,1 miligram per liter darah.

Informasi persidangan kasus Munir menyebutkan racun masuk dalam tubuh Munir pada saat Pollycarpus mengajaknya minum di Coffee Bean Bandara Changi Singapura.

Pollycarpus dijatuhi vonis 14 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada 12 Desember 2005. Kemudian, pada 28 Nopember 2014, Pollycarpus bebas bersyarat setelah menjalani 8 tahun masa tahanan.

Pollycarpus sendiri berkali-kali membantah soal pemberian racun di Bandara Changi. Di persidangan juga tidak satu pun saksi yang melihat Polly memasukan racun dalam minuman Munir.

Begitu juga Jessica, sejauh ini ia membantah meracuni Mirna. Polisi juga belum mendapatkan saksi yang melihat Jessica memasukan racun dalam minuman Mirna. Mungkinkah Polly dan Jessica berbeda suratan tangan?

(Media Indonesia)

%d blogger menyukai ini: