Sketsa News
Home Berita Terkini, Headlines, News Lampung Rusuh, 26 Rumah Dibakar Massa

Lampung Rusuh, 26 Rumah Dibakar Massa

Sketsanews.com – Sebanyak 26 rumah warga di Desa Sukadana Ilir, Bunga Mayang, Lampung Utara dibakar orang tidak dikenal, Selasa (2/2/2016). Camat Bunga Mayang, Amir Faisal menduga pembakaran itu berawal dari penemuan jasad atas nama M Pratama, warga Sukadana Ilir.

kerusuhan-lampung-utara
Aksi pembakaran rumah di Desa Sukadana Ilir, Kecamatan Bunga Mayang, Lampung Utara terjadi hingga Selasa sore (2/2/2016) pukul 15.00 WIB. Dua unit rumah milik Ismadi di Desa Sukadana Ilir, Bunga Mayang, Lampung Utara, mendadak kembali terbakar, Selasa (2/1) sekitar 15.00 WIB. | Foto via TerasLampung.com

Kerusuhan di Lampung Utara yang merupakan penyerangan warga ini, buntut dari ditemukannya jasad pelajar Kelas VI Sekolah Dasar (SD) Muhamad Jaya Saputra sudah tewas dibungkus karung di aliran Sungai PTPN 7 Tebu Bungamyang, pagi tadi, dikutip dari Sindonews.

Kemudian sekitar 30 menit dari penemuan tersebut, rumah warga di desa tersebut dibakar oleh orang tidak dikenal.

 

Melansir dari kabar IniLampung, Pihak kepolisian menahan empat orang terduga provokator kerusuhan dan pembakaran 26 rumah warga di Desa Sukadana Ilir Kecamatan Bunga Mayang, Lampung Utara.

“Kami telah menangkap empat orang yang diduga menjadi provokator kejadian tersebut. Penanganan masih tahap lidik sehingga empat orang ini masih akan diproses, kalau memang terbukti sebagai provokator baru akan kami tetapkan sebagai tersangka,” kata Kabid Humas Polda Lampung, AKBP Sulistyaningsih, Selasa (2/2/2016).

Menurut dia, pihaknya telah melakukan penanganan dan sampai saat ini baru empat orang ditangkap, kemungkinan masih ada lagi karena masih dalam pengembangan.

“Prosesnya masih dalam pengembangan, sehingga dapat diketahui apakah benar motif di balik kejadian tersebut adalah penemuan mayat M Jaya Pratama (13) yang dikabarkan hilang sejak (26/1) lalu,” ujarnya.

Ia menyayangkan apabila kejadian tersebut dipicu hal itu, karena selama ini pihak kepolisian telah menegaskan bahwa hukum masih berlaku dan tindak kejahatan akan ditindak tegas.

“Selama ini jajaran Polda Lampung semakin intensif dalam melakukan pengamanan sehingga puluhan bahkan ratusan pelaku kejahatan ditangkap dan ditindak tegas seperti dengan penembakan,” ucapnya.

Seharusnya, masyarakat dapat lebih mempercayai hukum ataupun kepolisian guna menyelesaikan persoalan seperti ini.

Terkait pengamanan lokasi pascakerusuhan, Polda Lampung telah mengirimkan sebanyak satu satuan setingkat kompi (SSK) Brimob guna membantu pengamanan di wilayah tersebut.

“Selain Kapolda Lampung, Forkopimda Lampung Utara juga telah berada di lokasi dan mendirikan posko guna menampung warga yang rumahnya rusak akibat dibakar massa,” kata dia.

Sulis melanjutkan, pihaknya juga telah mengumpulkan tokoh agama, adat, pemuda dan masyarakat lainnya bersama Forkopimda setempat guna mengurai persoalan tersebut.

“Sampai saat ini situasi dapat terkendali, sementara tidak ada korban jiwa akibat kerusuhan tersebut,” tandasnya.

(in)

%d blogger menyukai ini: