Sketsa News
Home Berita Terkini, Headlines, Internasional, News Ramai-Ramai Kecam Korut

Ramai-Ramai Kecam Korut

Sketsanews.com – Rencana Korea Utara (Korut) untuk meluncurkan roket balistik memicu kecaman masyarakat internasional.

Tiongkok, kemarin, mengecam rencana itu dan Jepang menyatakan siap menembak jatuh setiap rudal yang mengancam wilayahnya.

korut-sketsanews

“Kami sangat prihatin terhadap rencana peluncuran roket Korut,” kata jubir Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Lu Kang, di Beijing, kemarin.

Media Indonesia memberitakan, dia menyeru Pyongyang supaya mematuhi peraturan PBB yang melarang penggunaan teknologi rudal balistik, sekalipun untuk tujuan damai.

Kritik keras Beijing, yang merupakan sekutu dekat Korut, dilontarkan setelah Pyongyang sehari sebelumnya mengumumkan akan meluncurkan roket antara 8 dan 25 Februari.

Jika peluncuran itu jadi dilaksanakan, negeri komunis itu kembali melanggar resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Dalam pengumumannya, Korut menegaskan peluncuran roket itu untuk program ruang angkasa dan murni untuk kepentingan ilmiah.

Korut juga telah memberi tahu organisasi internasional tentang peluncuran satelit observasi bumi ke orbit antara 8 dan 25 Februari.

Bulan lalu, Pyongyang mengumumkan uji coba bom hidrogen, yakni uji coba nuklir keempat negara itu.

Namun, Amerika Serikat (AS) dan sekutu-sekutunya menuduh uji coba itu untuk keperluan pengembangan rudal balistik antarbenua (ICBM) yang mampu menggempur daratan AS.

Provokasi serius

Kecaman juga dilontarkan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe.

Dia mengutuk rencana Korut itu sebagai ‘provokasi serius’.

Menteri Pertahanan Jepang telah mengeluarkan perintah untuk ‘menghancurkan’ roket dengan rudal permukaan-ke-udara jika melanggar wilayah udara Jepang.

“Hari ini Menteri Pertahanan mengeluarkan perintah untuk menghancurkan proyektil apa pun jika terkonfirmasi itu akan jatuh di wilayah Jepang,” kata Kementerian Pertahanan Jepang.

Di Seoul, pejabat tinggi Korea Selatan (Korsel) memperingatkan Korut akan membayar ‘harga mahal’ jika berulah dan berkeras melanjutkan rencananya.

Korsel dan AS mengatakan langkah Pyongyang akan mengancam keamanan regional dan melanggar resolusi PBB yang melarang negara itu terlibat dalam kegiatan rudal balistik.

“Kami memperingatkan, jika Korea Utara melanjutkan dengan peluncuran roket jarak jauh, masyarakat internasional akan memastikan bahwa Korut menghadapi konsekuensi serius karena akan menjadi ancaman besar bagi Semenanjung Korea, daerah, dan dunia,” tegas pejabat Korsel, Cho Tae-yong, dalam sambutan yang disiarkan televisi.

Di Washington, Daniel Russel, diplomat kawakan AS untuk Asia Timur, mengatakan AS sedang melacak sejumlah laporan tentang rencana peluncuran roket Korut.

Itu akan memperkuat argumen bagi masyarakat internasional untuk memaksakan ‘konsekuensi nyata’ terhadap Pyongyang.

Korut telah menghabiskan puluhan tahun berusaha mengembangkan senjata nuklir bersama dengan rudal yang mampu menyerang daratan ‘Negeri Paman Sam’.

Peluncuran roket jarak jauh Unha-3 pada Desember 2012 merupakan yang terakhir dilakukan Korut dan dinilai telah berhasil menempatkan satelit pertama negara itu ke orbit setelah serangkaian kegagalan.

Yang masih dipertanyakan ialah apakah ICBM Korut dapat mencapai wilayah sasaran, salah satunya di daratan AS. (Sur)

%d blogger menyukai ini: