Sketsa News
Home Berita Terkini, News, Opini Malang, Valentine di Larang

Malang, Valentine di Larang

Sketsanews.com – “(SE ini sebagai) antisipasi kegiatan yang melanggar norma sosial. Kami harap pihak sekolah aktif memantau siswanya,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang, Zubaidah

Ilustrasi, Dinas Pendidikan Pemerintah Kota Surabaya bulan Januari 2016 sudah Melarang Valentine

 

Dinas Pendidikan Kota Malang, Jawa Timur menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 421.3/0452/35.73.307/2016 tentang Antisipasi terhadap Perayaan Valentine Day/Hari Kasih Sayang.

Larangan merayakan hari valentine yang jatuh pada 14 Februari tersebut mencakup siswa sekolah dasar hingga menengah. Alasannya, karena tidak sesuai dengan nilai moral, religius, dan kultur budaya bangsa Indonesia, baik di dalam maupun di luar sekolah.

//twitter.com/afive_alkindi/status/695812230147764224

 

Media BeritaJatim mewartakan, Kepala Dinas Pendidikan, Kota Malang, Dra Zubaidah mengatakan ingin menjaga suasana yang tentram agar para peserta didik fokus dalam menempuh ilmu. Pihaknya menyarankan agar guru, dan wali murid melarang perayaan Valentine karena bertentangan dengan, moral dan kultur budaya bangsa Indonesia.

“Hari kasih sayang atau Valentine lebih bermakna diberikan kepada orang tua di rumah. Jika ada yang tidak mematuhi dan melanggar akan kita beri sanksi. Namun kita lihat dulu sejauh mana pelanggarannya,” ujar Zubaidah, Jumat (5/2/2016).

Sementara itu, Kepala Sekolah SMK PGRI 3 Malang, Lukman Hakim, mengaku sangat setuju dengan adanya larangan merayakan hari Valentine. Menurutnya banyak yang salah mengartikan jika hari kasih sayang atau Valentine adalah hari kasih sayang yang sebebas- bebasnya.

“Kami sering menyampaikan itu, terlebih dengan surat larangan ini kami sangat setuju. Kita lihat saja lebih banyak dampak negatifnya karena banyak dari mereka yang mengartikan valentine sebagai hari kasih sayang yang sebebas- bebasnya, padahal itu salah,” tuturnya.

Pihaknya juga menghimbau kepada seluruh peserta didiknya agar menjadi generasi yang berbudaya Indonesia. “Valentine identik dengan bunga dan cokelat dan itu mahal tidak perlu dilakukan, jam keluar malam hari juga harus dikurangi. Akan kami komunikasikan kepada wali murid terkait surat edaran larangan itu, akan segera kami bagikan kepada wali murid,” tukasnya.

(in)

%d blogger menyukai ini: