Sketsa News
Home Berita Terkini, Headlines, Internasional, News, Tekno-Sains Pemindai Otak Akan Jadi Password Masa Depan

Pemindai Otak Akan Jadi Password Masa Depan

Sketsanews.com – Password dengan angka dan huruf banyak dilupakan penggunanya, mudah diretas dan dianggap terlalu simple untuk data yang sensitif. Untuk itu, teknologi baru akan digunakan sebagai penggantinya.

Ilmuwan di Binghamton University menemukan cara alternatif untuk password, pemindai otak. Sistem yang mereka kembangkan, Brainprint, menggunakan topi electroencephalogram (EEG) dan kemudian menyajikan suksesi 500 gambar kepada pengguna dua gambar per detik.

Sumber foto: MNN
Sumber foto: MNN

Dengan mempelajari respon otak untuk foto-foto ini, perangkat lunak yang terkait mampu untuk memilih satu orang dengan tepat pada tingkat akurasi 30-100 persen. Teknologi ini masih dalam pengembangan hingga ia benar-benar mampu mengidentifikasi seseorang dengan ketepatan 100 persen.

Gambar juga dirancang untuk memperoleh respon emosional yang pasti, termasuk gambar dari sepotong pizza, perahu, sushi, aktris misalnya Anne Hathaway, dan kata “teka-teki”.

“Ketika Anda mengambil ratusan gambar ini, di mana setiap orang akan merasa berbeda tentang masing-masing individu, maka anda akan dapat benar-benar akurat mengidentifikasi siapa orang itu dengan melihat aktivitas otak mereka,” kata pemimpin penelitian, Sarah Laszlo .

“Ide utamanya adalah bahwa kami ingin mengidentifikasi dan mengenali satu individu berdasarkan pemikiran mereka,” kata salah satu tim, insinyur Zhanpeng Jin. “Kegiatan dalam otak tidak terlihat orang lain bahkan yang lebih menarik adalah bahwa kita ingin menggunakan respon yang tidak dikehendaki. Itu berarti bahwa pengguna tidak dapat menyadari hal itu.”

Hasil tes pertama Brainprint diterbitkan dalam jurnal Neurocomputing musim panas lalu, tetapi sistem telah dikembangkan menjadi lebih halus. (An/okezone)

%d blogger menyukai ini: