Sketsa News
Home Berita Terkini, News Foto, Sumur Pertamina di Majalengka Meledak, 1MD 6 Luka Bakar

Foto, Sumur Pertamina di Majalengka Meledak, 1MD 6 Luka Bakar

Sketsanews.com – “Rata-rata luka bakar para pekerja ini mencapai 35 persen sampai 40 persen. Mereka dirawat di Rumah Sakit Sumber Waras Cirebon,” ujar ‪Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Sulistyo Pudjo Hartono

 

Salah satu sumur milik Pertamina yang berlokasi di RIG RDG 47 PT Pertamina, Desa Cidenok Kecamatan Sumberjaya, Kabupaten Majalengka meledak pada Senin (8-02-2016) sekitar pukul 04.00 WIB. Akibatnya enam orang uka-luka dan seorang meninggal, dilansir dari TribrataNews.

Kepala Kepolisian Resor Majalengka, Jawa Barat, Ajun Komisaris Besar Polisi Yudhi Sulistianto Wahid, SIK mengatakan, musibah tersebut terjadi di saat proses service atau maintenance yang dilaksanakan oleh PT Pumpindo EP ( Subkon dari Pertamina ), yang dilakukan 10 orang pekerja dengan pembagian 3 orang istirahat dan 7 orang bekerja sedang melaksanakan pemasangan pipa dengan kedalam sumur 1750 meter.

Namun ketika sedang memasukkan pipa ke dalam sumur bor tersebut, tiba tiba muncul api, sehingga 6 orang pekerja yang berada di lokasi itu mengalami luka bakar dan 1 orang meninggal di tempat.

“Untuk penyebab pastinya kami masih menjalankan penyelidikan dan akan berkoordinasi dengan Puslabfor untuk rencana olah TKP.
Sementara kerugian materil masih belum Bisa ditaksir,”terang AKBP Yudhi Sulistianto, SIK.

Berdasarkan penyelidikan, korban meninggal bernama Ihwanudin (28) warga Desa Karangampel Kabupaten Indramayu, sebagai Direkman.

Sedangkan korban yang mengalamai luka bakar dievakuasi ke RS Sumber Waras Cirebon. Di antaranya,

  • Supadma (45) warga Desa Karangampel sebagai Toolpusher,
  • Juni Sulistyanto (38) warga Kediri sebagai Driller,
  • Gunawan (29) warga Desa Kedokan Bunder sebagai Floadmen,
  • Mustofa (26) warga Desa Karangampel sebagai Floorman,
  • Joko Sarsono (34) warga Bekasi sebagai Motorman dan
  • Faturahman, warga Desa Dukuh Jeruk.

 

 

(in)
%d blogger menyukai ini: