Sketsa News
Home Berita Terkini, Headlines, News Menko Polhukam dan Sejumlah Menteri Bahas Isu Terorisme Hingga Revisi UU KPK

Menko Polhukam dan Sejumlah Menteri Bahas Isu Terorisme Hingga Revisi UU KPK

Sketsanews.com – Menko Polhukam Luhut Pandjaitan menggelar Rapat Pimpinan Tingkat Menteri (RPTM) bersama pejabat dan menteri kabinet kerja. Salah satu pembahasan tentang bebas visa dan penanganan pasca bom Thamrin.

luhut
“Tadi kita penajaman menyangkut masalah visa, masalah terorisme, dan amnesti. Kita mau buat lebih tajam sehingga pandangan parlemen dan seperti kalian (media) bisa jadi lebih baik,” ujar Luhut usai RPTM bersama Menko Polhukam dan sejumlah menteri kabinet kerja, Jumat (12/2/2016).

Sebagaimana dilansir detik.com, Luhut menjelaskan bahwa pengumpulan sejumlah pejabat dan menteri sudah jadi agenda rutin. Adapun pokok permasalahan yang dibahas adalah persoalan keamanan dan maraknya narkoba.

Dia juga menjelaskan bahwa ini juga merupakan rapat rutin kami. Seperti halnya tadi menyangkut masalah revisi UU KPK atau menyangkut masalah terorisme dan narkoba.

Secara terpisah, Jaksa Agung Prasetyo mengatakan ada beberapa hal yang dipersiapkan dalam RDP dengan DPR. Salah satu poin pembahasan tentang keamanan dan kebijakan bebas visa.

“Ini ada beberapa hal yang dibahas persiapan RDP dengan Komisi II dan III. Sejauh ini ada beberapa permasalahan keamanan yang masih perlu dibahas dalam rapat. Salah satu poin pembahasan kebijakan bebas visa dan penanganan pasca bom Thamrin,” sambung Prasetyo.

Dirinya masih menutup hasil rapat tadi sore. Lantaran hal itu akan dibuka semua dalam diskusi di DPR.

“Hasil kita sepakat jadi kebijakan ya, nanti kita bahas di DPR, diskusi untuk mendengar pendapat mereka,” pungkasnya.

Sejumlah pejabat menteri kabinet kerja mendatangi kantor Menko Polhukam untuk mengikuti rapat tingkat menteri. Beberapa petinggi yang hadir di antara lain Kapolri Jenderal Badrodin Haiti, kemudian Jaksa Agung Prasetyo, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Komunikasi dan Informasi Rudiantara, Kepala BNPT Saud Usman, Menteri Pariwisata Arief Yahya, Kepala Bakamla Laksamana Madya Desi Albert Mamahit dan Menteri Dalam Negeri Tjahyo Kumolo.

(Bz)

%d blogger menyukai ini: