Sketsa News
Home Berita Terkini, Headlines, News Daerah Darurat Banjir

Daerah Darurat Banjir

Sketsanews.com – Sejak Kamis (11/2), banjir dengan ketinggian sekitar 1 meter yang menggenangi Jalan Raya Porong dan rel kereta api tidak kunjung surut.

banjir-sketsanews

Upaya Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) mengoperasikan delapan mesin pompa tidak ada artinya sebab genangan air yang disedot dibuang ke Kali Ketapang. Padahal, banjir di kawasan Porong tersebut disebabkan meluapnya Sungai Ketapang dalam beberapa hari terakhir.

Tidak hanya di kawasan Porong. Air bah akibat tingginya curah hujan juga melanda tujuh kecamatan yang dihuni sekitar 48 ribu keluarga.

Dikutip dari Media Indonesia, selain permukiman, ratusan hektare areal sawah warga tidak luput dari terjangan banjir. Jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, banjir di Sidoarjo tahun ini terbilang parah.

Oleh karena itu, Pemprov Jawa Timur menetapkan status darurat bencana terkait dengan banjir yang terjadi di Sidoarjo dan beberapa kota lain di provinsi itu, seperti Bojonegoro, Gresik, Lamongan, dan Madiun.

“Pihak kabupaten dan kota yang terkena banjir dapat mengambil dana darurat untuk mengatasi korban,” kata Wakil Gubernur Jawa Timur Syaifullah Yusuf saat meninjau banjir di Porong, Minggu (14/2/2016).

Di sisi lain, Pemprov Jatim memasang sedikitnya 16 pompa untuk menyedot air bah di kawasan Porong. Menurut Gubernur Jatim Soekarwo, pemasangan pompa diharapkan bisa menurunkan genangan air hingga 9 cm.

Sementara itu, jembatan penghubung antardesa di Kecamatan Cipari, Cilacap, kemarin, ambruk diterjang luapan Sungai Ciwera.

Menurut Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap Tri Komara Sidhy, warga tidak dapat melewati jembatan yang berada di Desa Serang, Kecamatan Cipari, tersebut. “Kami minta warga waspada karena tingginya curah hujan berpotensi menggerus dinding sungai sehingga rawan tanah longsor.”

Sementara itu, di kawasan Pegunungan Bromo, Jatim, tanah longsor terjadi di sejumlah lokasi. Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan Bakti Jati Permana mengatakan lokasinya tersebar di banyak titik. “Paling parah di Desa Podokoyo, Desa Tosari, Desa Baledono, dan Desa Ngadiwono. ”

Potensi bencana

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan Februari merupakan puncak musim hujan dengan intensitas tinggi hingga sangat tinggi. Hujan berpeluang terjadi di sebagian Sumbar, Jambi, Sumsel, Bengkulu, Lampung, seluruh Jawa, Bali, NTB, NTT, Sulsel, Sulbar, Sulteng, Sultra, Papua, dan Papua Barat.

“Semua daerah tersebut terancam banjir, tanah longsor, dan puting beliung. Data kebencanaan di Indonesia menunjukkan 96% merupakan bencana hidrometeorologi atau yang disebabkan pengaruh cuaca seperti banjir, tanah longsor, puting beliung, cuaca ekstrem, kekeringan, dan kebakaran hutan serta lahan,” ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, kemarin.

Di Sumbar, lanjut Sutopo, pekan lalu, enam kabupaten dilanda banjir dan tanah longsor yang menelan korban tujuh warga meninggal di Nagari Alam Pauh Duo, Kabupaten Solok Selatan.

%d blogger menyukai ini: