Sketsa News
Home Berita Terkini, News, Video Video : Gizi Buruk di NTB, 1 MD

Video : Gizi Buruk di NTB, 1 MD

Sketsanews.com – Saat ini Rumah Sakit Umum Provinsi Nusa Tenggara Barat (RSUP NTB) menangani empat orang anak penderita gizi buruk. Mereka diantaranya adalah  Rika Ayu Tantri (4 tahun), Adiba Azzahra (4 bulan), Rozita Ruhayya (1 tahun), dan M. Hairul (3 tahun) yang terakhir ini meninggal akibat komplikasi setelah mengalami diare berkepanjangan, Ahad 14 Februari 2016 malam.

Melansir dari LombokNews, Para penderita tersebut diantara 35 orang balita penderita gizi buruk yang tercatat kondisinya di Kantor Dinas Kesehatan (Dikes) NTB. Para penderita tersebut yang dilaporkan keberadaannya sejak 2016 ini di masing-masing daerah di NTB. Kecuali Kabupaten Lombok Utara dan Kabupaten Sumbawa Barat.

Sekretaris Dikes NTB Khaerul Anwar menjelaskan bahwa sebenarnya Hairul asal Lombok Barat tersebut sudah tercatat sejak 2015. ‘’Ia sudah berulang kali masuk rumah sakit. Kemarin itu mengalami diare terus menerus,’’ katanya kepada Tempo, Senin 15 Februari 2016 petang.

Haerul anak dari keluarga tidak mampu di Dusun Kumbung Kecamatan Kuripan Kabupaten Lombok Barat.

Khaerul Anwar mengatakan sejumlah 35 orang penderita gizi buruk tersebut belum disebut sebagai kejadian luar biasa (KLB). Jika sudah mencapai dua kali lipat baru dinyatakan KLB.

Namun Dikes NTB meminta dilakukan upaya pelacakan dan pencegahan. ‘’Kami minta diaktifkan pelacakan,’’ ujarnya.

Senin 15 Februari 2016 pagi, mereka yang dirawat di RSU Provinsi NTB dijenguk oleh Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Erica Zainul Majdi.

Direktur RSU Provinsi NTB Mawardi Hamri mengatakan pasien dari keluarga kurang mampu agar segera membuat BPJS, jika semua syarat sudah terpenuhi dan telah disetujui oleh kepala desa setempat dan dinas-dinas terkait. ‘’Jangan berpikir uang dulu, yang penting kalau darurat dan sudah mengurus BPJS tentu pihak pelayanan kesehatan akan menerimanya,” ucapnya.

Erica juga meminta masyarakat tidak menyalahkan kemiskinan sebagai penyebab munculnya gizi buruk. Penyakit ini dapat disebabkan juga oleh faktor kurangnya pemahaman akan pentingnya hidup sehat, terutama pengetahuan tentang gizi. ‘’Ini adalah tanggung jawab bersama,’’ katanya.

Ia mengajak melihat jika disekitar tempat tinggalnya ada yang sakit, anak yang kurang dirawat oleh ibunya untuk segera melaporkan ke puskesmas terdekat atau kepala lingkungan setempat agar segera ditangani. ‘’Tidak menunggu sampai keadaan yang sakit bertambah parah,’ ujarnya.(sk)

 

Video Youtube Penderita Gizi Buruk yang diunggah Berita NTB

 

(in)

%d blogger menyukai ini: