Sketsa News
Home Berita Terkini, Headlines, News Mega Simarmata : Irjen Petrus Golose Layak Menggantikan Kepala BNPT

Mega Simarmata : Irjen Petrus Golose Layak Menggantikan Kepala BNPT

Mega Simarmata (Jurnalis Senior)

Sketsanews.com – Masih ingat sama Mantan Kapolri Jenderal Polisi Purnawirawan Sutarman?

Sejak awal tahun lalu Sutarman sudah lengser dari jabatannya sebagai Kapolri.

Irjen Petrus Golose
Irjen Petrus Golose

Sutarman berasal dari angkatan 1981.

Kamis kemarin (25/2/2016), rekan satu angkatan Sutarman akan menyusul untuk masuk ke masa purba bakti alias pensiun.

Komjen Saud Usman Nasution, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Teror atau BNPT, besok akan pensiun.

Saud Usman Nasution lahir di Mandailing Natal, Sumatera Utara, tanggal 25 Februari 1958.

Ia menjabat sebagai Kepala BNPT sejak tanggal 9 Oktober 2014 sebagai Kepala BNPT pengganti Irjen Pol (Purn) Ansyaad Mbai.

Kemarin, hari Kamis tanggal 25 Februari 2016, Saud resmi pensiun.

Tapi secara administrasi, masa pensiun itu akan resmi berlaku tanggal 1 pada bulan berikutnya yaitu mulai tanggal 1 Maret 2016.

Praktis, mulai besok, Saud Usman sudah tidak bisa menanda-tangani surat atau kebijakan apapun.

Apalagi tampil berbicara dan mengeluarkan statement dalam kapasitasnya sebagai Kepala BNPT.

Siapa yang layak menggantikan?

Saya tetap menjagokan satu nama untuk menjadi Kepala BNPT yang baru yaitu Irjen Petrus Golose.

Irjen Polisi Dr. Petrus Reinhard Golose, M.M. lahir di Manado, Sulawesi Utara, tanggal 27 November 1965.

Saat ini jabatannya adalah Deputi Bidang Kerja Sama Internasional di BNPT.

Sebelumnya, ia menjabat sebagai Direktur Penindakan di BNPT.

Petrus sudah 6 tahun bertugas di BNPT dari tahun 2010 sampai 2016.

Tapi dalam bidang penanganan anti teror, Petrus Golose sudah mendalaminya sejak lebih dari 10 tahun terakhir.

Petrus juga pernah menjabat sebagai Wakil Direktur II/Ekonomi Khusus Badan Reserse Kriminal Polri.

Dan ia dikenal sebagai polisi yang sangat menguasai bidang Cyber Crime.

Petrus jugalah yang ikut mendapatkan kenaikan pangkat luar biasa saat tergabung dalam tim Bareskrim, yang melumpuhkan teroris Dr Azahari dan kelompoknya di Batu, Malang, Jawa Timur, 9 November 2005.

Kerjasamanya dengan polisi-polisi di dunia internasional dalam penanganan terorisme sangat amat baik.

Terutama dengan Amerika Serikat, Australia, ASEAN, Interpol dan negara lainnya.

Jadi, oleh karena pergantian ini adalah pergantian Kepala BNPT maka yang dibutuhkan adalah seseorang yang memang sangat berpengalaman dan berprestasi.

Mungkin ada perwira tinggi lain yang hendak di paksakan menjadi Kepala BNPT, bukan untuk menjalankan tugas-tugas yang wajib dilaksanakan sebagai Kepala BNPT.

Luhut Panjaitan dan gerombolannya yang sangat ambisius dalam pemerintahan, patut dapat diduga hendak memaksakan untuk menaikkan seorang perwira tinggi berbintang 2 yang sudah sangat terdesak ingin naik pangkat menjadi bintang 3.

Pura-puranya memang untuk di plot sebagai Kepala BNPT.

Tapi sebenarnya untuk menipu Mabes Polri dan semua pihak terkait rencana pergantian Kapolri.

Yang berhak di calonkan menjadi Kapolri adalah perwira tinggi berbintang 3.

Sehingga ada indikasi pos jabatan Kepala BNPT hendak dipermainkan dan disalah-gunakan.

Gerombolan Luhut Panjaitan patut dapat diduga ingin mencaplok jabatan Kapolri untuk orang yang dianggapnya bisa jadi pion dibawah kendali mereka.

Percayalah negara ini akan rusak kalau institusi Polri hendak dikuasai oleh kelompok tertentu yang latar belakangnya saja bukan Polri tapi Kopassus.

Polri jangan dirusak.

Sudah ada sistem dan aturannya.

Jadi untuk urusan pergantian Kepala BNPT yang baru, Gerombolan Luhut Panjaitan jangan membuat kegaduhan dengan memaksakan kehendaknya pribadi.

Termasuk nanti pergantian Kapolri.

Menutup tulisan ini, yang terbaik dan paling layak dipertimbangkan untuk menjadi Kepala BNPT yang baru adalah Irjen Petrus Golose.

Tapi jika 1 nama dianggap kurang untuk dipertimbangkan menjadi Kepala BNPT.

Maka tambahkan saja alternatif yang bisa dipertimbangkan menjadi Kepala BNPT yaitu Mayjen Andika Perkasa yang saat ini menjadi Komandan Paspampres.

Mayjen Andika Perkasa

Mayjen Andika Perkasa

Andika memang belum pernah bertugas di BNPT tapi latar belakangnya adalah dari Kopassus.

Andika juga punya pengalaman dan prestasi yang cukup baik dalam penanganan teror.

Yang penting, BNPT jangan dijadikan batu loncatan untuk ngepot alias mau zig-zag ingin jadi Kapolri.

Selow aja!

Tidak usah sangat grusa-grusu sebab yang dibutuhkan Indonesia  adalah Kepala BNPT yang sangat jempolan.

Bukan yang memalukan.

Jadi, pergantian Kepala BNPT jangan jadi objek mainan untuk merusak tatanan Polri. *

%d blogger menyukai ini: