Sketsa News
Home Berita Terkini, Headlines, News Pencabutan 11 Izin Perusahaan Rokok Tidak Berpengaruh Signifikan Pada Pendapatan Negara

Pencabutan 11 Izin Perusahaan Rokok Tidak Berpengaruh Signifikan Pada Pendapatan Negara

Sketsanews.com – Dicabutnya izin 11 perusahaan rokok di Kudus tidak akan berpengaruh terhadap pendapatan negara dari sektor cukai. Demikian dikatakan Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Kudus, Suryana.

“Yang dicabut izinnya adalah pabrikan skala kecil, sehingga dampaknya tak akan signifikan,” katanya, Sabtu (27/2/2016).

Selama ini perusahaan rokok skala besar (golongan I) memiliki kontribusi 86 persen sebagai penyumbang penerimaan cukai. Sementara, sisanya berasal dari pabrikan skala menengah dan kecil (golongan II dan III).

ilustrasi buruh di pabrik rokok
ilustrasi buruh di pabrik rokok

Diterangkan lebih lanjut, pada tahun ini pemerintah pusat menargetkan penerimaan cukai dari sektor rokok sebesar Rp 146,44 triliun. Target sebesar itu, katanya, hampir seperempatnya atau Rp 33,79 triliun, dibebankan ke KPPBC Kudus.

Sementara, target bea masuk yang dibebankan KPPBC Kudus hanya Rp 135 miliar. Jumlah itu relatif kecil dibanding target cukai yang mencapai puluhan triliun, laporan dari tribunnews.com.

Diakui, jumlah target yang dibebankan ke kantor yang dipimpinnya pada 2016 ini lebih kecil dari target penerimaan pada tahun lalu. Menurut dia, pada 2015 kemarin KPPBC Kudus dibebani target Rp 35,32 triliun.

“Masing masing target cukai sebesar Rp 35,20 triliun dan target bea masuk Rp 127 miliar. Sedangkan realisasi yang berhasil dicapai sebesar Rp 34,56 triliun atau 97,85 persen,” terangnya.

Dia yakin target cukai yang dibebankan itu akan tercapai. Syaratnya, tidak terjadi perubahan kenaikan yang signifikan.

Keyakinan itu menyusul adanya beberapa kebijakan penerapan di bidang cukai, di antaranya kenaikan tarif cukai tahun ini sebesar rata-rata 11,9 persen.

“Tahun lalu, jika tak ada penambahan beban target kepada kami, saat revisi dan perubahan anggaran, sebenarnya target yang ada bisa terpenuhi,” tuturnya. (An)

%d blogger menyukai ini: