Sketsa News
Home Berita Terkini, News Anggota PPSU ditusuk Ormas di Koja, Jakarta Utara

Anggota PPSU ditusuk Ormas di Koja, Jakarta Utara

Sketsanews.com – “Iya, memang benar ada pelaku yang melakukan penusukan terhadap anggota PPSU, saat ini pelaku beberapa sudah kita amankan, dan beberapa pelaku lainnya masih dalam pencarian,” ujar Bolly, Minggu (6/3).

Seorang petugas ‎Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU)‎, Minggu (6/3) menjadi korban penusukan dari puluhan anggota organisasi masyarakat yang mengamuk di kantor kelurahan Tugu Utara, Kecamatan Koja, Jakarta Utara.

Aksi anarkis tersebut disebabkan karena anggota ormas tersebut tidak terima salah satu posko mereka yang ada di wilayah Tugu Utara tersebut ‎dibongkar oleh anggota Satuan Polisi Pamong Praja.

Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Daniel Bolly Hyronimus Tifaona‎,‎ membenarkan terjadinya peristiwa penusukan oleh salah satu anggota PPSU di Kelurahan Tugu Utara yang ditusuk oleh anggota ormas yang mengamuk.

“Iya, memang benar adapelaku yang melakukan penusukan terhadap anggota PPSU, saat ini pelaku bberapa sudah kita amankan, dan beberapa pelaku lainnya masih dalam pencarian,” ujar Bolly, Minggu (6/3).

Menurutnya kejadian penusukan tersebut terjadi sekitar pukul 00.45 WIB dini hari tadi‎.

“Korban bernama Ahmad Zaenal (46), dia saat itu bersama ketujuh anggota rekan lainnya sedang melaksanakan persiapan siaga banjir‎,” tambah mantan Kapolresta Bekasi itu.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan dalam kantor Kelurahan Tugu Utara saat itu ada 7 orang, yakni 5 anggota PPSU dan 2 anggota Satpol PP yang sedang memantau kondisi banjir dan piket menjaga kantor Kelurahan.

“Tiba-tiba pelaku berjumlah sekitar 20 orang dari massa ormas tersebut datang ke kantor kelurahan itu dan menanyakan siapa yang merusak posko mereka, namun karena tidak ada yang mengaku, akhirnya mereka mengamuk dan melakukan penganiayaan terhadap anggota yang berjaga disana,” ungkap Bolly.

Padahal, menurut Bolly, posko ormas tersebut rusak bukan karena dibongkar oleh anggota Satpol PP atau PPSU, melainkan rusak karena tertiup angin yang saat itu cuacanya sedang hujan deras.

“Mereka ada yang melempar tutup tong sampah ke dalam Kantor Kelurahan, ada juga yang memecahkan gelas dan kaca di kantor tersebut‎,” lanjutnya.

Bahkan, parahnya, pecahan gelas tersebut digunakan sebagai senjata untuk menusuk tangan sebelah kanan dari korban yang bernama Zaena‎l.

Puas melampiaskan amarah mereka, kelompok puluhan ormas tersebut kemudian meninggalkan kantor Kelurahan Tugu Utara dan 7 orang yang dianiaya dibiarkan ditinggal begitu saja.

“Anggota kami yang datang langsung membawa korban ke rumah sakit, memeriksa sejumlah saksi mata dalam peristiwa itu, besok rencananya akan kami ungkap ke media untuk kronologis lengkapnya,” tutup Bolly. [C-7/L-8/SP]

(in)

%d blogger menyukai ini: