Sketsa News
Home Berita Terkini, Headlines, Internasional, News, Tekno-Sains Ilmuwan Bikin Mini Death Star untuk Lindungi Bumi

Ilmuwan Bikin Mini Death Star untuk Lindungi Bumi

Sketsanews.com – Ilmuwan dilaporkan berencana untuk membuat mini “Death Star”untuk melindungi Bumi dari asteroid, komet, dan obyek luar angkasa lainnya.

Ide mereka adalah meletakkan pesawat luar angkasa ke dalam orbit sekitar Bumi, dipersenjatai dengan laser bertenaga tinggi yang bisa menampakkan setiap asteroid saat akan menabrak Bumi. Konsep ini dikembangkan oleh peneliti di University of California.

Ilustrasi (Foto: Mirror)
Ilustrasi (Foto: Mirror)

Sistem yang disebut Directed Energy System for Targeting of Asteroid and ExploRation (DE-STAR) memiliki lebar laser 330 kaki, yang bisa mengalihkan asteroid berdiameter 330 kaki dari jarak dua juta mil.

Sistem serupa yang lebih kecil disebut DE-STARLITE juga sedang dipertimbangkan. Ini diperuntukkan melakukan perjalanan bersama asteroid, dan perlahan membelokkan mereka selama jangka waktu yang lama.

Para ilmuwan mengklaim, 20 KW versi DE-STARTLITE beroperasi selama 15 tahun bisa membelokkan asteroid 1.066 kaki di jarak yang sama dengan diameter Bumi. Sedangkan, versi 1 MW bisa membelokkan semua ancaman yang dikenal hingga diameter 1.640 kaki dengan aktivitas laser selama lima tahun.

Meskipun DE-STARLITE akan jauh lebih murah, itu akan menjadi tak efektif membelokkan target dalam waktu singkat. Oleh karena itu, sistem DE-STAR akan menjadi pertahanan terakhir, sebagaimana dilansir okezone.com, Selasa (8/3/2016).

“Secara umum, teknologi tersedia saat ini,” kata Qicheng Zhang dari University of California, Santa Barbara kepada Astrowatch.net. “Tantangan utama dengan membangun penuh DE-STAR adalah skala yang diperlukan untuk menjadi efektif.”

Para ilmuwan telah menguji teknik di Bumi dengan menggunakan laser untuk ledakan basalt, batuan beku mirip dengan komposisi beberapa asteroid, namun perhitungan menunjukkan, 2.013 TX68 bisa menembak melewati Bumi baik dalam cincin komunikasi geostasioner dan satelit GPS. (An)

%d blogger menyukai ini: