Sketsa News
Home News #Kebakaran Pasar Pelita Hulu Kabupaten Murung Raya

#Kebakaran Pasar Pelita Hulu Kabupaten Murung Raya

Sketsanews.com – Ratusan kios pasar Pelita Hulu Jl. Merdeka Puruk Cahu ludes terbakar, Senin (07/03/2016) pukul 03.00 WIB. Warga masyarakat Puruk Cahu dihebohkan dengan kebakaran yang terjadi dini hari tadi, ratusan orang berusaha menyelamatkan barang-barang berharga dari dalam rumah dan kios di sekitar Pasar Pelita Hulu. Bangunan pasar yang 80 % masih terbuat dari kayu membuat api semakin besar dan sulit dijinakan.

Toko, Los pasar dan bangunan ruko 171. Rumah warga 34. Total 205 buah bangunan. #PasarPelitaHulu #DukaIKAPPI | Foto via Abdullah Mansuri ‏@MasMansuri

4 (empat) buah damkar BPBD Kabupaten Murung Raya harus berjibaku bersama TNI, Polri dan masyarakat disekitar pasar untuk memadamkan api yang makin membesar, 1 (satu) unit alat berat excavator diturunkan untuk memotong pergerakan api dengan merobohkan bebarapa bangunan kayu.

Bupati Mura Drs. Perdie, MA didampingi oleh Waka Polres Mura Kompol M. Fadli, Kabag Ops Kompol Zepni Aska dan Kapolsek Murung Iptu Riyanto langsung meninjau lokasi kebakaran serta memberikan arahan petugas BPBD dalam rangka penanganan kebakaran serta pasca kebakaran.

Sekitar pukul 10.30 WIB api berhasil dipadamkan, dari data sementara diperkirakan sebanyak 205 bangunan rumah dan kios pasar yang hangus terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut dan kerugian materiil masih dilakukan pendataan oleh Dinas Sosial Mura.

Untuk lokasi kebakaran saat ini sudah dipasang garis Polisi untuk menjaga status quo TKP. (humaspoldakalteng)

Api berasal dari Kios Kaset DVD ?

Data yang dihimpun dari BorneoNews, Menurut penuturan beberapa warga yang juga merupakan korban dari musibah kebakaran ini, memang kuat dugaan api berasal dari toko atau kios kaset DVD tersebut karena banyak saksi mata yang menguatkan dugaan tersebut.

“Kios kaset DVD yang diduga kuat menjadi awal terjadi kebakaran ini menurut beberapa orang tetangga saya asal muasal api muncul, kemungkinan juga akibat arus pendek listrik sebab pada saat tersebut hari masih dalam keadaan gelap,” ungkap seorang ibi-ibu yang juga menjadi korban kebakaran.

Sementara itu Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mura, Ahmad Nafiah saat dikonfirmasi menyampaikan pihaknya masih menyelidiki darimana asal api berasal.

“Masih kita selidiki penyebabnya. Untuk bangunan yang habis lebih dari 30 buah, baik dijadikan sebagai tempat berjualan atau hanya tempat tinggal. Kisaran kerugian akibat kerugian ini diperkirakan mencapai Rp2 miliar lebih,” ungkap Nafiah.

Sedangkan Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Mura, M Syahrial Pasaribu menyampaikan juga pasca kebaran hebat itu pemerintah daerah langsung membangun pos di halaman SDN Beriwit 1.

Syahrial mengatakan, rencananya pos itu dibuka selama tiga hari. Pos itu juga berfungsi seperti dapur umum. Bagi warga yang kehilangan tempat tinggal, pihak Pemda Mura menyediakan rumah singgah sebagai tempat penampungan sementara.

(in)

%d blogger menyukai ini: