Sketsa News
Home Berita Terkini, Headlines, News Siyono Meninggal karena Pendarahan di Kepala

Siyono Meninggal karena Pendarahan di Kepala

Sketsanews.com – Siyono, terduga teroris yang tewas ditengah perjalanan usai dibekuk Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 di Mapolda DIY, dari kampung halamannya, di Dusun Brengkungan, Desa Pogung Kecamatan Cawas, Klaten, Jawa Tengah pada Rabu 9 Maret 2016 lalu mengalami pendarahan di rongga kepala bagian belakang.

statik.tempo.co

Pendarahan itu terjadi karena adu jotos antara Siyono dengan anggota Densus 88 yang mengawalnya dalam perjalanan dari rumahnya menuju kawasan Prambanan dimana diduga terdapat bunker penyimpanan senjata.

Kepala Pusat Kedokteran dan Kesehatan Polri, Brigjen (Pol) Arthur Tampi menuturkan pihaknya menerima jenazah Siyono di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta pada Jumat 11 Maret 2016 usai dibawa dari Yogyakarta.

“Kita langsung pemeriksaan. Termsuk pemeriksaan CT Scan kepala. Memang kita dapatkan luka memar kepala bagaian belakang. Kita juga temukan pendarahan di rongga kepala bagian belakang,” ujar Arthur di Mabes Polri, Jakarta, Senin (14/3/2016), sebagaimana dilansir dari okezone.

Arthur menuturkan berdasarkan hasil pemeriksaan CT Scan penyebab pendarahan itu karena terbentur benda tumpul. Namun, hasil visum juga menyebutkan bila terdapat luka memar di wajah, tangan dan kaki.

“Disamping itu, hasil visum ada beberapa luka memar di wajah, tangan dan kaki. Tetapi penyebab kematian adalah karena terjadi pendarahan bagian kepala belakang karena benturan benda tumpul,” pungkas Arthur. *

%d blogger menyukai ini: