Sketsa News
Home Berita Terkini, Headlines, News, Tekno-Sains Soal Suhu Ekstrem Equinox, Ini Bantahan LAPAN & BMKG

Soal Suhu Ekstrem Equinox, Ini Bantahan LAPAN & BMKG

Sketsanews.com – Baru-baru ini masyarakat dihebohkan dengan informasi suhu di Indonesia, Malaysia, dan Singapura akan lebih panas saat peristiwa equinox pada 20 Maret. Informasi ini disampaikan via pesan berantai.

Menurut National Environment Agency (NEA) yang dikutip dari Straitstimes mengatakan, musim kering suhu memukul pada 36 derajat Celsius pada beberapa hari. Data sebelumnya menunjukkan suhu Maret biasanya ada di sekira 27 derajat Celsius.

Equinox (Foto: Wikipedia)
Equinox (Foto: Wikipedia)

NEA juga memprediksikan, panas tersebut dipengaruhi pada tiga faktor yakni fenomena cuaca El Nino, adanya masa udara kering dan hangat yang melintas wilayah itu, dan terjadinya equinox. Fenomena equinox sendiri terjadi dua kali dalam setahun, di mana Matahari berada di atas sekira tengah hari, dan cahaya Matahari mencapai permukaan Bumi berada di titik paling intens serta memberikan kontribusi suhu siang lebih tinggi.

Kabar ini memicu pesan berantai yang berisikan himbauan agar warga tak keluar rumah pada 20 Maret nanti. “Tolong untuk tinggal di dalam rumah dari jam 12.00-15.00. Suhu akan berfluktuasi sampai 40 derajat Celsius. Hal ini bisa menyebabkan dehidrasi dan store,”bunyi pesan itu.

Menganggapi hal tersebut, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) akhirnya buka suara. Menurut ketua LAPAN Thomas Djamaluddin, hal itu sama sekali tak mendasar. Ia menjelaskan fenomena Equinox, peristiwa biasa yang terjadi dua kali dalam setahun.

“Tidak ada yang signifikan ketika Equinox. Info tersebut cenderung berlebihan dan mengandung unsur HOAX,” jelasnya dalam pesan tertulis kepada Okezone kemarin.

Selain itu, ia juga menjelaskan, peningkatan suhu tidak akan terjadi secara signifikan, jikalau hari itu terasa lebih panas, itu disebabkan karena mulai berkurangnya awan. Tak hanya itu, Kepala Stasiun Klimatologi BMKG Karangploso Hartanto juga memaparkan hal senada dengan LAPAN.

Ia menjelaskan, pesan berantai tentang ancaman panas ekstrem akibat peristiwa equinox tak sepenuhnya benar.

Menurutnya dampak equinox salah satunya adalah peningkatan suhu, tapi tidak akan mencapai 40 derajat Celsius seperti yang ditulis pesan berantai. “Prediksi kami suhu akan naik antara 33 hingga 34 derajat Celsius di sekitar equator,” kata Hartanto. (An)

%d blogger menyukai ini: