Sketsa News
Home Berita Terkini, Headlines, News Lawan Berat Ahok, Ustadz Yusuf Mansyur, bikin Jakarta Adem

Lawan Berat Ahok, Ustadz Yusuf Mansyur, bikin Jakarta Adem

Sketsanews.com – “Yusuf Mansur bukan ustad atau kiai biasa. Ia juga praktisi bisnis, dan kiai Betawi sangat akrab dengan permasalahan sosial masyarakat Jakarta. Lebih dari itu, ia pun keturunan langsung Guru Mansur Jembatan Lima, seorang ulama Betawi ..,” kata Adian.

ustadz-yusuf-mansyur-for-dki-1-300

Hadirnya KH Yusuf Mansur dalam kancah pilihan Gubernur DKI Jakarta 2017, telah menghadirkan kesejukan. Yusuf Mansur memunculkan gagasan-gagasan baru yang praktis dan segar. Demikian penilaian Adian Husaini, pengamat media, dalam acara ULASAN MEDIA Radio Dakta 107 FM, Senin (28/3/2016) pagi ini. “Yusuf Mansur bukan ustad atau kiai biasa. Ia juga praktisi bisnis, dan kiai Betawi sangat akrab dengan permasalahan sosial masyarakat Jakarta. Lebih dari itu, ia pun keturunan langsung Guru Mansur Jembatan Lima, seorang ulama Betawi yang sangat legendaris dan dikenal dengan kepakarannya di bidang Ilmu Astronomi,” kata Adian.

Disamping itu, Guru Mansur pun dikenal dengan beraneka cerita tentang keshalehan dan karomahnya. “Jadi, Yusuf Mansur itu pewaris yang sah atas tahta keulamaan di Jakarta. Kalau ulama sudah turun gunung, itu sudah kondisi darurat,” lanjut Adian.

Menurut Adian, sangat tidak mudah bagi seorang ustad atau kiai untuk terjun ke dalam arena politik. Apalagi, berani terjun ke medan yang sangat panas dalam kancah perebutan kursi gubernur ataua wakil gubernur DKI Jakarta. “Itu merupakan pengorbanan yang amat sangat luar biasa dari seorang Yusuf Mansur. Itu karena ia berani meninggalkan zona nyaman sebagai seorang Ustad yang dihormati dimana-mana. Kalau Yusuf Mansur benar-benar terjun ke kancah pilgub DKI, hampir pasti itu karena desakan yang sangat hebat dari para ulama dan tokoh masyarakat Jakarta. Istilah Betawinya, kalau Yusuf Mansur tidak mau maju akan dikata-katain macem-macem,” tambah Adian lagi.

Adian berharap, Yusuf Mansur akan terus menghadirkan gagasan-gagasan segar dan solusi yang praktis untuk masyarakat Jakarta. “Seorang Muslim harus bersikap adil. Apa yang baik pada kebijakan gubernur sekarang harus diapresiasi, dan apa yang kurang harus diperbaiki. Bahkan, seorang muslim dituntut berbuat lebih baik lagi,” kata Adian.

Sebagaimana diketahui, hari Ahad (27/3/2016), sejumlah media online telah memberitakan kesiapan Yusuf Mansur untuk maju sebagai calon wakil gubernur DKI Jakarta.

Adian menduga, sudah ada pembicaraan Yusuf Mansur dengan sejumlah calon gubernur yang muncul belakangan, seperti Adhyaksa, Yusril dan Sandiaga. (Istagram FahmiSalmz)

Terkait dengan PILKADA Jakarta, Siapapun harus siap berkompetisi, dengan cara-cara yang santun. Dan jangan lupa. Banyak berdoa. Dan kalau bisa, isyu yang dibangun bukan siapa lawan siapa. Tar kader-kader terbaik bangsa dari awal udah diajarin buat musuhan. Ga baik. Melainkan, siapa yang bisa berbuat terbaik buat bangsa. Auranya harus dibuat positif. Jakarta Adem dah begitu.

Pembangunan akan berlangsung sepanjang zaman. Jangan diajarin dan jangan belajar untuk bermusuhan. Tapi ajarin dan belajar untuk bekerjasama.

Naikkan daya kompetisinya. Bukan daya permusuhannya. Naikkan kemampuan berkompetisinya. Jangan perbesar kemampuan bermusuhannya.

Luar dalem, depan belakang, harus akur. Harus bersatu. Buat Jakarta dan Indonesia, yang kita cintai.(Ustadz Yusuf Mansyur)

(in)

%d blogger menyukai ini: