Sketsa News
Home News Tutup jendela, IRT tersambar petir di dalam rumah

Tutup jendela, IRT tersambar petir di dalam rumah

Sketsanews.com – “Tiba-tiba saya kaget, karena petir menggelegar dan terlihat ada sinar yang menyambar dari jendela yang kemudian mengenai tubuh istrinya,” paparSlamet Mukarom.

Hujan deras yang melanda Kecamatan Srengat dan sekitarnya, Minggu (3/4/2016), membawa duka. Seorang warga Desa Ngaglik, Mesilah, 43, tewas terkena sambaran petir.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 16.15 wib, tidak hanya menyambar Mesilah , tetapi juga barang elektronik seperti televisi dan VCD player hancur, serta bagian genteng dan jendela rusak, dan beberapa bagian tembok juga terlihat menghitam.

Slamet Mukarom, 49, suami korban mengatakan, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 16.15, wib, saat itu hujan deras dan dirinya sedang berbaring menonton televisi. Sedangkan Mesilah sibuk untuk menutup jendela mengecek kondisi rumah yang bocor.

“Saya sedang nonton televisi, kemudian karena hujan deras akhirnya televisi saya matikan, dan istri saya sempat membantu mencabut cok listrik,” jelasnya.

Kemudian setelah mencabut kabel antenna televisi, serta mematikan saluran listrik, lanjut Slamet, kemudian Mesilah yang berdiri kurang lebih satu meter darinya berniat menutup jendela.

“Tiba-tiba saya kaget, karena petir menggelegar dan terlihat ada sinar yang menyambar dari jendela yang kemudian mengenai tubuh istrinya,” paparnya.

Menurut Slamet, istrinya sempat berteriak kesakitan sebelum kemudian terjatuh. Dalam waktu beberapa detik selarik sinar menjalar lewat kabel antena kemudian ke bagian kusen jendela hingga televisi, dan jaringan listrik di rumah tersebut langsung padam.

Slamet mengatakan, langsung memeriksa tubuh istrinya dimana beberapa bagian seperti bagian dada, paha serta perut menghitam, yang diduga terbakar terkena sambaran petir. Namun istrinya sudah dalam kondisi tidak bernyawa.

Sementara itu Wakapolsek Srengat AKP Eko Suryadi mengatakan, setelah mendapat laporan dari warga setempat, beberapa personel langsung meluncur ke TKP.

“Ya, setelah mendapatkan laporan, beberapa personel Polsek Srengat langsung menuju ke TKP untuk memastikan,” tegasnya.

Ditegaskan, hingga pukul 19.00 Wib, jenazah masih akan diperiksa dan menurut saksi mata, beberapa bagian tubuh korban memang gosong dan dari telinga masih keluar darah.

“Polisi masih mendalami kejadian ini, dan masih bertanya kepada para saksi serta memeriksa TKP, dan memang diduga disambar petir,” ungkapnya. (Nar/DS/RRI)

(in)

%d blogger menyukai ini: