Sketsa News
Home News Polda SULSEL rilis DPO Poso

Polda SULSEL rilis DPO Poso

Sketsanews.com – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah (Sulteng) kembali merilis 31 orang yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO)kelompok sipil bersenjata Poso atau yang disebut Kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT).

santoso-abu-wardah-poso-1

Kapolda Sulteng, Brigjen Pol Rudy Sufahriadi mengataan, DPO yang tadinya 41 orang, sekarang sisa 31 orang, termasuk Satoso dan tiga wanita.

“Sekitar 10 orang sudah berhasil kita lumpuhkan lewat Operasi Tinombala. Jadi ada 31 orang lagi yang masih kita kejar,” kata Rudy, Senin (4/4).

Tiga wanita yang disebut Kapolda, di antaranya istri Santoso yakni Jamiatun Muslim alias Atun alias Bunga alias Umi Delima, Nurmi Usman alias Oma, istri Basri dan Tini Susantika alias Umi Farel, istri Ali Kalora.

Rudy yang juga Kepala Penanggungjawab Operasi Tinombala Poso 2016 mengatakan, daftar DPO terbaru yang dilengkapi dengan foto itu akan disebar ke seluruh masyarakat Kabupaten Poso serta di seluruh Polres dan Polsek yang ada di Sulteng.

Kapolda berharap, masyarakat yang mengenali atau menjumpai orang mencurigakan di lingkungan sekitarnya agar segera melapor kepada aparat keamanan terdekat.

Terkait persenjataan yang dimiliki kelompok Santoso saat ini, Brigjen Rudy mengatakan, sebagaian besar senjata-senjata tersebut berasal dari Filipina.

Hal ini terungkap dari salah satu anggota Santoso berinisial W alias F alias Iron yang ditangkap tim Densus 88 di Kompleks Pasar 45 Jl Dorulong Lasut, Manado, Sulawesi Utara beberapa waktu silam.

“Keterangan dari tersangka Iron, senjata api yang dipasok ke Santoso berasal dari Filipina senilai Rp130 juta,” ujarnya.

Kapolda juga yakin, karena pihaknya sudah memastikan ke Filipina terkait jenis senjata yang dimiliki Santoso dan kelompoknya.

Keyakinan Kapolda juga dikuatkan berdasarkan sejumlah senjata dan amunisi yang berhasil diamankan Satuan Densus 88 pada saat terjadi kontak senjata dengan kelompok Santoso di Desa Kilo, Kecamatan Poso Pesisir Utara pada Agustus 2015. [159/L-8]

Berikut nama-nama 31 tersangka teroris yang masuk DPO:

1. Santoso alias Abu Wardah alias Kombes alias Pakde
2. Basri alias Bagong alias Bang Ayas alias Opa
3. Ali Ahmad alias Ali Kalora
4. Firdaus alias Daus alias Barok alias Rangga
5. Mukhtar alias Kahar
6. Askar alias Jaid alias Pak Guru
7. Adji Pandu Suwotomo alias Sobron
8. Qatar alias Farel
9. Jumri alias Tamar
10. Suharyono alias Yono Sayur alias Pak Hiban
11. Salman alias Opik
12. Samil alias Nunung
13. Mohammad Faisal alias Namnung alias Kobar
14. Firman alias Aco alias Ikrima
15. Nae alias Galuh
16. Basir alias Romzi
17. Andika Eka Putra alias Andika alias Hilal
18. Yazid alias Taufik
19. Abu Alim
20. Ibadurohman alias Ibad alias Amru
21. Saiful alias Ahmad
22. Sucipto alias Cipto Ubaid
23. Mochammad Sulaiman
24. Irfan Maulana alias Akil
25. Kholid
26. Ibrohim (Turkistan/Uighur)
27. Mustafa Genc alias Mus’ab (Turkistan/Uighur)
28. Nurettin Gunddogdu alias Abdul Malik (Turkistan/Uighur)
29. Jamiatun Muslim alias Atun alias Bunga alias Umi Delima (istri Santoso)
30. Nurmi Usman alias Oma (istri Basri)
31. Tini Susantika alias Umi Farel (istri Ali Kalora). (Detik)

(in)

%d blogger menyukai ini: