Sketsa News
Home Berita Terkini, Headlines, Internasional, News G-7 Serukan Perang Melawan Terorisme Diintensifkan dan Dipercepat

G-7 Serukan Perang Melawan Terorisme Diintensifkan dan Dipercepat

Sketsanews.com – Negara-negara Kelompok Tujuh atau G-7 menyerukan dunia untuk melawan terorisme. Perang melawan Al Qaeda dan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) diminta diintensifkan dan dipercepat.

Pengunjung mengamati foto-foto ledakan nuklir di museum dan memorial perdamaian Hiroshima
Pengunjung mengamati foto-foto ledakan nuklir di museum dan memorial perdamaian Hiroshima

“Terorisme adalah ancaman keamanan global yang mendesak yang memerlukan kerja sama internasional dan tanggapan yang padu,” kata mereka dalam pernyataan pada akhir pertemuan dua hari di Hiroshima, Jepang, Senin (11/4/2016).

Kerja sama itu antara lain dengan mewujudkan pertukaran data terorisme dan pengetatan kontrol di wilayah perbatasan antarnegara, juga dengan mendeteksi aliran dana dan sumber dana.

“Kami sangat mendukung tekad koalisi (global) untuk mengintensifkan dan mempercepat kampanye melawan kelompok ISIS di Irak dan Suriah.”

Pertemuan para menlu G-7 ini sebagai persiapan menjelang Konferensi Tingkat Tinggi G-7 pada bulan depan. Usai menyatakan sikap, para menteri mengunjungi museum dan monumen perdamaian Hirosima. Di tugu perdamaian itu mereka meletakkan karangan bunga.

Menlu AS John Kerry tampil sebagai menteri pertama yang maju meletakkan karangan bunga. Ia juga menjadi Menlu AS pertama yang mengunjungi Hiroshima setelah bom nuklir memorakporandakan kota itu pada tahun 1945.

Dilansir dari Kompas, dalam pernyataan penutupnya, para menlu menegaskan sikap Forum G-7 terkait aksi teror di Perancis dan Belgia. Menurut mereka, terorisme telah menjadi bahaya keamanan seluruh dunia. Kerja sama yang kuat dan teguh sangat penting dalam memerangi terorisme.

Forum G-7 juga mendesak Rusia untuk lebih serius menyelesaikan konflik di Ukraina secara adil. Moskwa dianggap memiliki pengaruh signifikan atas kelompok separatis yang terlibat dalam konflik di wilayah timur Ukraina.  (Zu)

%d blogger menyukai ini: